Rupiah Dibuka Berjaya di Tengah Makin Rapuhnya Poundsterling

Selasa, 14 Juni 2016 - 10:11 WIB
Rupiah Dibuka Berjaya...
Rupiah Dibuka Berjaya di Tengah Makin Rapuhnya Poundsterling
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini dibuka akhirnya menguat, setelah kemarin berada di zona merah. Penguatan rupiah ini seiring semakin rapuhnya mata uang Inggris, poundsterling terhadap beberapa mata uang seperti USD dan yen.

Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah dibuka di level Rp13.273/USD. Posisi ini tercatat semakin menguat dari posisi sebelumnya di level Rp13.341/USD.

Menurut data Bloomberg, rupiah dibuka juga membaik di posisi Rp13.285/USD pagi ini dengan kisaran harian Rp13.269-Rp13.291/USD. Posisi ini menunjukkan rupiah semakin membaik dibanding penutupan kemarin di level Rp13.298/USD. Dan pada pukul 10.00 WIB bergerak semakin kuat ke level Rp13.284/USD.

Berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah pada pukul 10.00 WIB ada pada level Rp13.282/USD atau semakin berjaya dibanding penutupan sebelumnya di level Rp13.308/USD.

Sementara, posisi rupiah terhadap USD berdasarkan data Yahoo Finance dibuka di level Rp13.323/USD dengan kisaran Rp13.275-Rp13.323/USD atau melemah dibanding penutupan kemarin di level Rp13.307/USD. Namun, pada pukul 10.00 WIB bergerak semakin menguat ke level Rp13.280/USD.

Dilansir Reuters, Selasa (14/6/2016), mata uang Inggris poundsterling masih rapuh mendekati level terendah dalam dua bulan terhadap USD dan yen melayang dekat level tertinggi dalam enam pekan terhadap USD di tengah kekhawatiran Inggris akan meninggalkan Uni Eropa dalam referendum kurang dari 10 hari lagi.

Dua jajak pendapat terbaru menunjukkan kampanye "tinggalkan". Sementara banyak pelaku pasar yang skeptis tentang pemungutan suara, hasil jajak pendapat terbaru yang tampaknya menyarankan momentum untuk "tinggalkan" kampanye.

Poundsterling turun hampir 0,5% pada perdagangan Asia ke posisi 1,4203 per USD, setelah jatuh ke level terendah dalam dua bulan di posisi 1,4117.

"Meskipun jajak pendapat tidak selalu dapat diandalkan dalam kasus referendum Skotlandia pada kemerdekaannya, pasar telah terpengaruh oleh mereka baru-baru ini," kata Hideki Kishida, analis Nomura Securities.

Terhadap yen, yang cenderung meningkat pada saat-saat risk appetite jatuh, sebagian karena status kreditur bersih Jepang, poundsterling terhadap yen jatuh ke level 149,50.

Yen adalah yang terkuat di antara mata uang G10 sejauh bulan ini, dan berada di level 105,975 per USD, mendekati posisi tertinggi dalam enam pekan dari level 105,735 terhadap USD.

Yen juga berdiri kuat terhadap euro mendekati level tertinggi dalam tiga tahun yang diperdagangkan di posisi 120,02 setelah jatuh ke level 119,005. Sementara, euro terhadap USD diperdagangkan pada level 1,1291, setelah pulih dari posisi rendah kemarin di level 1,1233.

Euro juga rentan terhadap ancaman dari Brexit, yang akan merugikan perekonomian zona euro dan menghadapi pukulan serius bagi integrasi Eropa. Pada saat yang sama, bagaimanapun, mata uang dapat dibantu oleh arus safe haven karena euro sering digunakan sebagai mata uang pendanaan untuk aset berisiko.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pengelolaan Eceng Gondok
34 menit yang lalu
Said Iqbal Blak-blakan...
Said Iqbal Blak-blakan 2.500 Buruh Pabrik Terancam PHK
39 menit yang lalu
BPDP dan AKPY Latih...
BPDP dan AKPY Latih Petani Kotim Tingkatkan Kualitas Panen Sawit Rakyat
1 jam yang lalu
Rupiah Menguat Tipis...
Rupiah Menguat Tipis dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
2 jam yang lalu
Langkah Membumi 2026...
Langkah Membumi 2026 Dimulai, Hadirkan Program Sustainability yang Lebih Pop untuk Anak Muda
2 jam yang lalu
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
2 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved