Rupiah Berakhir Terpeleset Saat Yen Melesat

Kamis, 16 Juni 2016 - 17:01 WIB
Rupiah Berakhir Terpeleset...
Rupiah Berakhir Terpeleset Saat Yen Melesat
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini ditutup menyusut atau berada di zona merah di tengah penguatan yen terhadap USD. Tercatat yen melonjak 2% melawan USD pada hari ini untuk mencapai level tertinggi dalam dua tahun.

Berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah hari ini berakhir di level Rp13.370/USD dengan kisaran harian Rp13.310-Rp13.370/USD. Posisi ini memperlihatkan penyusutan mata uang Garuda sebesar 10 poin dari penutupan kemarin Rp13.360/USD

Sementara menurut data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah hari ini berakhir pada level Rp13.372/USD atau melemah dari penutupan sebelumnya di level Rp13.362/USD dengan penurunan 10 poin.

Posisi rupiah menurut data Bloomberg pada hari ini terparkir pada level Rp13.375/USD dengan kisaran harian Rp13.289-Rp13.378/USD. Posisi itu tercatat menurun jika dibanding penutupan sebelumnya di level Rp13.355/USD.

Di sisi lain, berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah menguat ke level Rp13.327/USD. Posisi ini tercatat semakin baik dari posisi kemarin yang berada di level Rp13.398/USD.

Dilansir Reuters, Kamis (16/6/2016) yen melesat naik lebih dari 2% terhadap USD untuk mencapai level terkuat dalam dua tahun setelah Bank of Japan (BOJ) menahan diri memperluas kebijakan stimulus moneter. Pasar mata uang terlihat stabil saat euro dan poundsterling juga memperlihatkan kenaikan sekitar 7% melawan USD.

Pelemahan USD sejak awal Juni diyakini lantaran terimbas kekhawatiran bahwa Inggris bisa meninggalkan Uni Eropa saat referendum digelar pekan depan. Sedangkan indeka USD turun sebanyak 2,3% terhadap yen untuk berada pada posisi terendah dalam 22 bulan di level 103.555.

Meski begitu greenback kembali ke posisi 104 terhadap yen, atau turun 1,9%, usai Gubernur BOJ Haruhiko Kuroda mengatakan bahwa Bank Sentral tidak akan ragu-ragu mengambil langkah moneter untuk mencapai target inflasi 2%.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Elnusa Petrofin Akselerasi...
Elnusa Petrofin Akselerasi Transformasi Digital Jasa Logistik Energi
19 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Kawal B50, Pakar Ekonomi: Solusi Cerdas Tekan Impor Minyak
29 menit yang lalu
HUT ke-54, Petrokimia...
HUT ke-54, Petrokimia Gresik Fokus Transformasi dan Keberlanjutan
1 jam yang lalu
Pemerintah Bakal Bangun...
Pemerintah Bakal Bangun Pusat Finansial di Bali, PP Ditargetkan Rampung Agustus
1 jam yang lalu
RANS Resmi Jadi Perusahaan...
RANS Resmi Jadi Perusahaan Terbuka, Investor Sambut Positif Debut di Bursa
4 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000 per Gram, Buyback Jadi Berapa?
6 jam yang lalu
Infografis
Daftar 26 Jalan Tol...
Daftar 26 Jalan Tol yang Diskon hingga 20% saat Nataru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved