BPJS Imbau Pekerja Tak Tarik Dana JHT Lebih Dini

Jum'at, 17 Juni 2016 - 23:32 WIB
BPJS Imbau Pekerja Tak...
BPJS Imbau Pekerja Tak Tarik Dana JHT Lebih Dini
A A A
JAKARTA - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan menyayangkan banyaknya peserta atau pekerja yang menarik dana Jaminan Hari Tua (JHT) lebih awal. Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto menerangkan tujuan dari JHT diperuntukkan pekerja untuk menghadapi, bahkan menyambung hidup di masa tua nanti ketika tidak mampu lagi mencari nafkah.

"Tapi karena ini sudah jadi ketentuan pemerintah, di mana penarikan dari JHT bisa dilakukan pekerja apabila tidak lagi bekerja karena mengundurkan diri atau kena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), jadi tetap kami layani sebaik-baiknya," ujarnya saat ditemui di Jakarta, Jumat (17/6/2016).

(Baca Juga: Dana Kelola BPJS Ketenagakerjaan Capai Rp223 Triliun)

Namun demikian, Agus mengimbau agar pekerja tidak menarik dananya lebih dini. Masyarakat dapat percayakan dana JHT dititipkan ke BPJS Ketenagakerjaan. “Kami imbau pekerja tidak menarik dananya di awal. Dana itu tidak akan hilang, kita akan kelola dana itu, dan akan diberikan saat pekerja membutuhkan di masa hari tua," kata dia.

Sebagai informasi tren pencairan JHT telah mencapai Rp8 triliun sepanjang Januari-Mei 2016 atau telah mencapai 35,68% dari target tahun ini Rp22,6 triliun. Itu artinya, pembayaran klaim JHT kepada pekerja setiap bulan sebesar Rp1,6 triliun.

Tingkat pencairan JHT terus meningkat karena Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 46 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan JHT. Sementara jumlah iuran yang masuk dari pekerja atau buruh sebesar Rp2 triliun per bulan.

Sementara Kinerja BPJS Ketenagakerjaan kembali meraih delapan penghargaan sekaligus pada Indonesia Insurance Award 2016. Penghargaan Indonesia Insurance Award 2016 ini merupakan yang ke V digelar untuk memberikan penghargaan kepada perusahaan asuransi di Indonesia.

Penghargaan yang diterima oleh BPJS Ketenagakerjaan antara lain The Best of The Best 2016 dan The Best Insurance Company 2016 dalam kategori for CEO, for GCG, for CSR, for Risk Management, for Human Capital, for Marketing dan for IT.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BPJS Kesehatan Jadi...
BPJS Kesehatan Jadi Syarat Berbagai Pelayanan Publik, Berikut Penjelasannya
BPJS Ketenagakerjaan...
BPJS Ketenagakerjaan Berikan Kado Kemudahan Klaim Manfaat bagi PMI di Hari Migran Internasional
Target Cakupan BPJS...
Target Cakupan BPJS Ketenagakerjaan
Kerugian BPJS Ketenagakerjaan...
Kerugian BPJS Ketenagakerjaan Capai Rp20 Triliun, Kejagung Dalami Upaya Kesengajaan
BPJS Ketenagakerjaan...
BPJS Ketenagakerjaan Dukung Grab dan Kementerian UMKM Hadirkan Bantalan Sosial Digital
BPJS Ketenagakerjaan...
BPJS Ketenagakerjaan Komitmen Perkuat Relasi Media dan Masyarakat
Berita Terkini
Hasil Seleksi Pelatihan...
Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Batch 2 Diumumkan 18 Juni 2026, Begini Cara Aksesnya
21 menit yang lalu
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
1 jam yang lalu
Bahlil Antisipasi Ledakan...
Bahlil Antisipasi Ledakan Subsidi Energi Tahun Depan, Segini Hitungannya dalam RAPBN 2027
2 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Jaring Talenta Pelaut Muda Perkuat Distribusi Energi Nasional
2 jam yang lalu
Bahlil Jamin Harga BBM...
Bahlil Jamin Harga BBM Pertalite dan LPG 3 Kg Tidak Naik
3 jam yang lalu
MNC Sekuritas Perluas...
MNC Sekuritas Perluas Jangkauan Literasi ke Kendari melalui Edukasi Cerdas Investasi Digital
3 jam yang lalu
Infografis
Dana JHT Baru Bisa Dicairkan...
Dana JHT Baru Bisa Dicairkan Usia 56 Tahun, Rugikan Pekerja?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved