Lima Tahun Mendatang, PLN Bangun Pembangkit Listrik Baru 20.000 MW
Senin, 20 Juni 2016 - 04:05 WIB
Lima Tahun Mendatang, PLN Bangun Pembangkit Listrik Baru 20.000 MW
A
A
A
SEMARANG - PT PLN Persero tahun ini berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas baik dari sisi kualiatas jaringan listrik maupun kualitas layanan serta agresifitas manajemen.
Direktur Bisnis PLN Regional Jawa bagian Tengah, Nasri Sebayang mengatakan, saat ini khusunya untuk wilayah pulau Jawa tidak mengalami kekurangan daya. Karena itu, yang dibutuhkan pelanggan adalah layanan, yang semakin profesional dan semakin baik.
“Kalau di Jawa-Bali sekarang daya listrik sudah cukup, berbeda dengan di luar pulau Jawa yang masih banyak kurang. Kami sudah tidak berbicara kekurangan daya, yang kami bicarakan sekarang adalah visi ke depan bukan lagi meningkatkan daya tetapi meningkatkan pelayanan, kenyamanan bagi pelanggan,” katanya di Semarang, Minggu (19/6/2016).
Dia mengakui, sampai saat ini masih banyak keluhan yang masuk ke PLN. Keluhan yang masuk pada dasarnya adalah keluhan pada kualitas pelayanan. “Misalnya naik turun tegangan, ada kedip dan lainnya,” ucapnya.
Karena itu pihaknya membutuhkan masukan dari seluruh pelangan PLN dalam rangka untuk mengetahui apa saja yang dibutuhkan dan yang dikeluhkan, sehingga PLN bisa bisa menyusun program untuk meningkatkan kualitas pelayanan.
Dia menyebutkan, lima tahun mendatang untuk wilayah Jawa-Bali akan banyak dibangun pembangkit listrik baru dengan kapasitas lebih dari 20.000 megawatt. Untuk itu PLN terus mendorong agresifitas, supaya banyak industri semakin berkembang dan semakin banyak industri yang menggunakan listrik PLN dan tidak membangun pembangkit sendiri.
General Manager PLN Distribusi Jateng-Daerah Istimewa Yogyakarta, Dwi Kusnanto mengatakan, untuk terus meningkatkan layanan kepada masyarakat, saat ini pihaknya berkomitmen untuk melakukan percepatan dan juga memberikan bagi pelanggan baru.
“Kami mentargetkan penyambungan baru mengalami pertumbuhan sampai 14% dari tahun sebelumnya hanya 6%,” tambahnya.
Dia menyebutkan, sampai saat ini jumlah pelanggan yang mendaftar penyambungan listrik di Jateng-Yogyakarta untuk tegangan rendah atau perumahan mencapai 7.814 pelanggan dengan daya 10.158 KVA, tegangan menengah 197 pelanggan dengan daya 211.677 KVA, dan tegangan rendah perluasan jaringan 952 pelanggan dengan daya 42.796 KVA.
Direktur Bisnis PLN Regional Jawa bagian Tengah, Nasri Sebayang mengatakan, saat ini khusunya untuk wilayah pulau Jawa tidak mengalami kekurangan daya. Karena itu, yang dibutuhkan pelanggan adalah layanan, yang semakin profesional dan semakin baik.
“Kalau di Jawa-Bali sekarang daya listrik sudah cukup, berbeda dengan di luar pulau Jawa yang masih banyak kurang. Kami sudah tidak berbicara kekurangan daya, yang kami bicarakan sekarang adalah visi ke depan bukan lagi meningkatkan daya tetapi meningkatkan pelayanan, kenyamanan bagi pelanggan,” katanya di Semarang, Minggu (19/6/2016).
Dia mengakui, sampai saat ini masih banyak keluhan yang masuk ke PLN. Keluhan yang masuk pada dasarnya adalah keluhan pada kualitas pelayanan. “Misalnya naik turun tegangan, ada kedip dan lainnya,” ucapnya.
Karena itu pihaknya membutuhkan masukan dari seluruh pelangan PLN dalam rangka untuk mengetahui apa saja yang dibutuhkan dan yang dikeluhkan, sehingga PLN bisa bisa menyusun program untuk meningkatkan kualitas pelayanan.
Dia menyebutkan, lima tahun mendatang untuk wilayah Jawa-Bali akan banyak dibangun pembangkit listrik baru dengan kapasitas lebih dari 20.000 megawatt. Untuk itu PLN terus mendorong agresifitas, supaya banyak industri semakin berkembang dan semakin banyak industri yang menggunakan listrik PLN dan tidak membangun pembangkit sendiri.
General Manager PLN Distribusi Jateng-Daerah Istimewa Yogyakarta, Dwi Kusnanto mengatakan, untuk terus meningkatkan layanan kepada masyarakat, saat ini pihaknya berkomitmen untuk melakukan percepatan dan juga memberikan bagi pelanggan baru.
“Kami mentargetkan penyambungan baru mengalami pertumbuhan sampai 14% dari tahun sebelumnya hanya 6%,” tambahnya.
Dia menyebutkan, sampai saat ini jumlah pelanggan yang mendaftar penyambungan listrik di Jateng-Yogyakarta untuk tegangan rendah atau perumahan mencapai 7.814 pelanggan dengan daya 10.158 KVA, tegangan menengah 197 pelanggan dengan daya 211.677 KVA, dan tegangan rendah perluasan jaringan 952 pelanggan dengan daya 42.796 KVA.
(ven)
Lihat Juga :