IHSG Bakal ke Kisaran 4824-4902 Terdongkrak Emiten Properti
Rabu, 22 Juni 2016 - 08:34 WIB
IHSG Bakal ke Kisaran 4824-4902 Terdongkrak Emiten Properti
A
A
A
JAKARTA - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diperkirakan oleh Analis PT Asjaya Indosurya Securities William Surya Wijaya akan berada di kisaran level 4824-4902. Dia menerangkan IHSG sedang berusaha melanjutkan pola uptrend jangka pendek, support kuat berhasil dipertahankan dengan baik.
"Sentimen Loan To Value (LTV) uang muka (down payment) Kredit Pemilikan Rumah (KPR) serta penurunan suku bunga acuan menjadi pendorong merangsek naik emiten properti," ujarnya di Jakarta, Rabu (22/6/2016).
Selain itu menurutnya pola gerak indeks global juga memberikan pengaruh tersendiri terhadap pergerakan bursa saham Tanah Air, support saat ini terlihat pada level 4824. Adapun sejumlah saham yang dapat diperhatikan pada perdagangan hari ini yakni PT Wijaya Karya Beton Tbk. (WTON), PT Kalbe Farma Tbk. (KLBF), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI).
Selanjutnya ada juga saham dari PT Astra International Tbk. (ASII), PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR), PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF) dan PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI), PT Tower Bersama Infrastructure Tbk. (TBIG), serta PT Holcim Indonesia Tbk. (SMCB) untuk bisa menjadi referensi.
"Dengan target resistance pada level 4902 yang memiliki potensi digapai dalam waktu dekat, kenaikan juga didorong oleh capital inflow yang msih terus berlanjut, IHSG hari ini berpotensi menguat," pungkasnya.
"Sentimen Loan To Value (LTV) uang muka (down payment) Kredit Pemilikan Rumah (KPR) serta penurunan suku bunga acuan menjadi pendorong merangsek naik emiten properti," ujarnya di Jakarta, Rabu (22/6/2016).
Selain itu menurutnya pola gerak indeks global juga memberikan pengaruh tersendiri terhadap pergerakan bursa saham Tanah Air, support saat ini terlihat pada level 4824. Adapun sejumlah saham yang dapat diperhatikan pada perdagangan hari ini yakni PT Wijaya Karya Beton Tbk. (WTON), PT Kalbe Farma Tbk. (KLBF), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI).
Selanjutnya ada juga saham dari PT Astra International Tbk. (ASII), PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR), PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF) dan PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI), PT Tower Bersama Infrastructure Tbk. (TBIG), serta PT Holcim Indonesia Tbk. (SMCB) untuk bisa menjadi referensi.
"Dengan target resistance pada level 4902 yang memiliki potensi digapai dalam waktu dekat, kenaikan juga didorong oleh capital inflow yang msih terus berlanjut, IHSG hari ini berpotensi menguat," pungkasnya.
(akr)
Lihat Juga :