PLN Berangkatkan 2.000 Pemudik Gratis

Jum'at, 01 Juli 2016 - 21:21 WIB
PLN Berangkatkan 2.000...
PLN Berangkatkan 2.000 Pemudik Gratis
A A A
JAKARTA - PT PLN (Persero) kembali menggelar program tahunan layanan mudik gratis bertajuk "Mudik Bersama PLN". Secara khusus acara ini diperuntukkan bagi keluarga mitra kerja PLN se-Jakarta dan Banten.

Mereka adalah petugas kebersihan, keamanan, dan lainnya beserta keluarga para pedagang kaki lima di sekitar Kantor PLN Pusat, Jakarta. Tahun ini sedikitnya ada 2.000 pemudik dengan 38 bus yang diberangkatkan dari empat titik di Jakarta pada hari ini (1/7/2016).

Untuk mengangkut ribuan pemudik, perusahaan pelat merah di sektor energi listrik menyediakan 26 bus yang diberangkatkan dari PLN Kantor Pusat di Kebayoran Baru. Lalu tujuh bus dari PLN Distribusi Jakarta Raya di Gambir.

PLN juga menyediakan lima bus untuk acara mudik Kementerian Energi dan Sumber Daya (ESDM) yang diberangkatkan dari Museum Geologi di Bandung, Jabar. Sedangkan yang diberangkatkan dari Kantor Kementerian ESDM di Gambir sebanyak dua bus.

Acara seremonial pelepasan bus rombongan mudik ini dilakukan Direktur Human Capital Management PLN Muhamad Ali di halaman PLN Kantor Pusat.

"Acara mudik bersama PLN untuk memberikan kesempatan, kemudahan, dan kenyamanan bagi masyarakat sekitar Kantor PLN. Tentunya para mitra kerja untuk dapat berlebaran bersama sanak keluarga dan kerabat di kampung halaman," ungkap Muhamad Ali sebelum melepas keberangakat bus mudik secara simbolis.

Program yang rutin diadakan setiap tahun PLN sejak 2007 ini menjadi salah satu bentuk kepedulian perusahaan atau corporate social responsibility (CSR) kepada masyarakat. Tujuanya agar masyarakat bisa menjalankan 'ritual' mudik Lebaran tanpa harus berebut membeli tiket pesawat, kereta api, dan tak perlu berdesak-desakkan di atas bus.

"Semoga perjalanan mudik bareng PLN ini dapat berjalan lancar dan sukses. Selain itu seluruh peserta mudik bisa selamat sampai tujuan," harap Ali.

Sementara, Kepala Satuan Komunikasi Korporat PLN I Made Suprateka mengutarakan, rombongan bus mudik bersama PLN ini akan mengantarkan para pemudik ke kota tujuan masing-masing yang tersebar di sepanjang jalur pantura, jalur tengah, dan jalur selatan. Mulai dari Indramayu, Tasikmalaya, Ciamis, Brebes, Tegal, Pekalongan, Semarang sampai Yogyakarta, Wonogiri, dan Solo. "Tujuan mudik paling jauh adalah Surabaya," tambahnya.

Dengan rute perjalanan jauh dengan waktu tempuh lama, para sopir dan awak bus telah menjalani pemeriksaan kesehatan fisik dan stamina di PLN. Memastikan stamina dan fisik yang prima para awak bus merupakan upaya mengutamakan keselamatan penumpang selama perjalanan mudik ini.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kompor Induksi Buat...
Kompor Induksi Buat Hidup Jadi Lebih Praktis, Nyaman dan Hemat
PLN Runners Bertekad...
PLN Runners Bertekad Sukseskan PLN Mobile Color Run 2025 di Palembang
Program Ikatan Kerja...
Program Ikatan Kerja PT PLN (Persero) Resmi Dibuka, Ini Persyaratannya!
Alasan PLN Matikan Listrik...
Alasan PLN Matikan Listrik Pelanggan saat Hujan Deras
PLN Startup Day 2025...
PLN Startup Day 2025 Dukungan Kembangkan Startup Greentech Indonesia
Viral, Tiang Listrik...
Viral, Tiang Listrik Berdiri di Tanah Warga, Mau Dipindah PLN Minta Rp12,6 Juta
Berita Terkini
Rupiah Sentuh Rp17.963,...
Rupiah Sentuh Rp17.963, Hari Ini Berakhir Sedikit Menguat Lawan Dolar AS
17 menit yang lalu
Purbaya Minta DJPb Monitor...
Purbaya Minta DJPb Monitor 3 Program Prioritas Termasuk MBG
47 menit yang lalu
IHSG Ditutup Meroket...
IHSG Ditutup Meroket 2,28% Sentuh Level 5.875, Ada 520 Saham Menghijau
1 jam yang lalu
Kantongi Restu OJK,...
Kantongi Restu OJK, Dua Pemegang Saham Utama CASH Siap Kawal Rights Issue Rp237,2 Miliar
1 jam yang lalu
Purbaya Tepis Kabar...
Purbaya Tepis Kabar Disebut Incar Influencer dan Toko Online: Tegaskan Pajak Demi Keadilan
2 jam yang lalu
Aplikasi Strava Kena...
Aplikasi Strava Kena Pajak 11%, DJP: Hanya Untuk yang Berlangganan
2 jam yang lalu
Infografis
2.000 Mantan Tentara...
2.000 Mantan Tentara Afghan Tidak Dapat Suaka ke Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved