Konsumsi Listrik DIY Turun di Momen Lebaran, Gunungkidul Naik

Jum'at, 08 Juli 2016 - 18:08 WIB
Konsumsi Listrik DIY...
Konsumsi Listrik DIY Turun di Momen Lebaran, Gunungkidul Naik
A A A
YOGYAKARTA - Konsumsi listrik di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) secara umum selama momen Lebaran tahun ini tercatat mengalami penurunan. Namun khusus wilayah Kabupaten Gunungkidul, tingkat pemakaian listrik justru melonjak dibanding hari biasa ataupun libur panjang lainnya.

Seperti diketahui tradisi penurunan konsumsi listrik ini selalu terjadi setiap tahun. Manajer PLN Area Yogyakarta Muhammad Sofin Hadi mengungkapkan, secara keseluruhan tingkat konsumsi listrik selama libur lebaran ini memang mengalami penurunan sekitar 30% dibanding dengan hari biasa ataupun libur panjang lainnya.

Penyebabnya lantaran selama lebaran ini, banyak industri mulai dari pabrik hingga perkantoran yang tutup. Sehingga wajar jika konsumsi listrik justru mengalami penurunan meskipun Yogyakarta tengah padat. "Kontribusi pelanggan industri kita memang cukup besar dari total semua pelanggan PLN," tuturnya.

Namun, pelanggan industri di Yogyakarta tidak sebesar di area Jakarta, Bogor, Depok, Tanggerang ataupun Bekasi (Jabodetabek). Jika di wilayah Jabodetabek penurunan konsumsi listrik selama lebaran mampu mencapai di atas 50%, di Yogyakarta penurunan paling besar hanya di angka 30%.

Pelanggan-pelanggan besar seperti Mall ataupun hotel masih beroperasi secara normal sehingga konsumsi listriknya pun sama. Kendati secara keseluruhan mengalami penurunan, tetapi di area Kabupaten Gunungkidul justru melonjak hingga 20% lebih.

Gunungkidul sebagai lokasi atau daerah tujuan mudik menjadi penyebab utama kenaikan tersebut. Karena biasanya, para pemudik dari luar Gunungkidul banyak yang beraktivitas di dalam rumah. Selain itu, mereka juga membawa barang-barang elektronik baru yang membutuhkan energi listrik lebih besar.

Konsumsi listrik akan kembali meningkat ketika arus mudik juga selesai. Di mana saat itu industri atau pabrik dan perkantoran sudah mulai beraktivitas lagi. Saat itu kondisi pemakaian listrik berangsur normal.

Namun khusus untuk Gunungkidul, konsumsi listrik juga akan mengalami penurunan tetapi tidak kembali di angka sebelum ada peningkatan. Sebab, barang-barang elektronik yang dibawa pemudik tidak dibawa serta. "Kalau barang-barang di rumah tetap nyala, listrik akan tinggi,"paparnya.

Selama perioden lebaran kemarin, tidak ada gangguan yang berarti. Pemadaman tidak mereka lakukan dengan alasan karena pemeliharaan. Jika terjadi pemadaman lebih karena trip atau gangguan eksternal yang terjadi akibat pengaruh cuaca. Beberapa area seperti di Sedayu Bantul sempat terjadi pemadaman karena angin kencang yang terjadi di wilayah tersebut Kamis (7/7) sore.

Direktur Human Capital Manajemen PLN Pusat Muhammad Ali mengatakan, pihak PLN berusaha untuk menjaga pasokan listrik agar tidak padam. Pihaknya menyiagakan personil untuk bersiaga. Masing-masing rayon ada tiga kelompok yang stand by menjaga pasokan listrik.

Setiap kelompok terdiri dari 8 orang akan menjaga area mereka selama lebaran. "Sistem kami sudah terintegrasi sehingga setiap ada gangguan pasti dapat termonitor," tuturnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kompor Induksi Buat...
Kompor Induksi Buat Hidup Jadi Lebih Praktis, Nyaman dan Hemat
Pos Indonesia Salurkan...
Pos Indonesia Salurkan Bantuan Uang Sembako Pensiunan PT Pelindo (Persero)
Warga Bekasi Nikmati...
Warga Bekasi Nikmati 5 Promo PLN Selama Ramadhan dan Lebaran
Ramadhan, Satgas Pertamina...
Ramadhan, Satgas Pertamina Pastikan Pasokan BBM dan Elpiji Sumbar Aman
Program Ramadhan Cashback...
Program Ramadhan Cashback 30% #BerkahDiRumah dari Pertamina
Berkah Ramadhan, Tambah...
Berkah Ramadhan, Tambah Daya untuk Rumah Ibadah Hanya Bayar Rp150 Ribu
Berita Terkini
Indeks Keyakinan Konsumen...
Indeks Keyakinan Konsumen Mei 2026 Menurun, Ini Penjelasan BI
19 menit yang lalu
Astra Masuk Daftar Tempat...
Astra Masuk Daftar Tempat Kerja Terbaik di Asia, Borong 3 Penghargaan Sekaligus
52 menit yang lalu
Panel Energi SPIEF 2026...
Panel Energi SPIEF 2026 Bahas Prospek Harga Minyak Tahun Depan, Bakal Tembus USD170 per Barel?
1 jam yang lalu
Tsingshan Dorong Kolaborasi...
Tsingshan Dorong Kolaborasi Hilirisasi Nikel Ramah Lingkungan di Indonesia
1 jam yang lalu
Rupiah Melemah, Perajin...
Rupiah Melemah, Perajin Tahu Tempe Gelisah Imbas Lonjakan Harga Kedelai Impor
1 jam yang lalu
Dibangun PTPP, RSUD...
Dibangun PTPP, RSUD Thohir Krui Diresmikan Presiden Prabowo
2 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved