IHSG Berakhir Perkasa, Bursa Jepang Melompat Naik
Selasa, 12 Juli 2016 - 16:21 WIB
IHSG Berakhir Perkasa, Bursa Jepang Melompat Naik
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini ditutup di zona hijau alias naik 30,51 poin atau 0,60% ke level 5.099,53 di tengah lonjakan mayoritas bursa Asia. Bursa saham Tanah Air terlihat stabil dan mampu menjaga tren positif.
Pada pembukaan perdagangan tadi pagi IHSG bertambah 34,84 poin atau 0,69% ke level 5.103,86 dan pada sesi I masih bertahan di zona hijau dengan penguatan 36,63 poin atau 0,72% ke level 5.105,65. Sementara, pada perdagangan kemarin ditutup bertambah 97,44 poin atau 1,96% ke level 5.069,02.
Dilansir CNBC, Selasa (12/7/2016) pasar saham Asia pada perdagangan hari ini mayoritas berakhir lebih tinggi dipimpin indeks Nikkei Jepang yang melompat naik, setelah Perdana Menteri Shinzo Abe mengeluarkan pernyataan untuk mendukung pelemahan yen. Komentar tersebut terbukti ampuh mendorong Nikkei 225 untuk menutup hari ini dengan kenaikan 2,46% atau 386,83 poin lebih tinggi ke level 16.095,65.
Sementara Yen Jepang terus melemah melawan greenback, saat USD naik ke level 103.28 terhadap yen. Pelemahan yen secara umum dipandang positif untuk pasar saham Jepang karena membuat ekspor lebih lebih kompetitif dan meningkatkan pendapatan. Usai kemenangan besar Abe dalam pemilihan majelis tinggi Jepang akhir pekan kemarin membuat pasar mengharapkan Bank of Japan akan melanjutkan stimulus moneter.
"Pasca pemilu politik yang cepat, berani dan komprehensif bakal meningkatkan stimulus fiskal yang membuat yen drop. Abe meraih kemenangan jauh lebih penting untuk menghidupkan kembali 'Abenomics' sebagai pendorong atau dinamo untuk pemulihan ekonomi," jelas Mizuho.
Penguatan tidak hanya terjadi di Jepang, tapi juga pada beberapa pasar saham Asia lainnya seperti indeks Hang Seng bertambah 1,56% dan indeks Shanghai ditutup naik 1,83 % atau 54.765 poin ke level 3.049,68. Selain itu di seberang selat Korea Selatan yakni indeks Kospi juga menguat 0,14% atau poin 2,69 poin ke level 1.991,23.
Adapun sektor saham dalam negeri hari ini berakhir variatif. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah pertambangan yang bertambah 3,04% dan keuangan naik 2,14%. Sedangkan sektor dengan pelemahan terdalam menimpa sektor konsumen yang turun 1,62%.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp8,64 triliun dengan 7,41 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp1,3 triliun dengan aksi jual asing mencapai Rp3,1 triliun dan aksi beli sebesar Rp4,4 triliun. Tercatat 180 saham menguat, 134 saham melemah dan 84 saham stagnan.
Adapun saham-saham yang menguat di antaranya PT Mayora Indah Tbk. (MYOR) bertambah Rp200 menjadi Rp38.400, PT Tembaga Mulia Semanan Tbk. (TBMS) naik Rp150 menjadi Rp750 serta PT Surya Toto Indonesia Tbk. (TOTO) melonjak Rp150 menjadi Rp5.750.
Saham-saham yang melemah di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) menyusut Rp1.500 menjadi Rp70.500, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) turun Rp125 menjadi Rp8.975 dan PT Pool Advista Indonesia Tbk. (POOL) berkurang Rp100 menjadi Rp2.450.
Pada pembukaan perdagangan tadi pagi IHSG bertambah 34,84 poin atau 0,69% ke level 5.103,86 dan pada sesi I masih bertahan di zona hijau dengan penguatan 36,63 poin atau 0,72% ke level 5.105,65. Sementara, pada perdagangan kemarin ditutup bertambah 97,44 poin atau 1,96% ke level 5.069,02.
Dilansir CNBC, Selasa (12/7/2016) pasar saham Asia pada perdagangan hari ini mayoritas berakhir lebih tinggi dipimpin indeks Nikkei Jepang yang melompat naik, setelah Perdana Menteri Shinzo Abe mengeluarkan pernyataan untuk mendukung pelemahan yen. Komentar tersebut terbukti ampuh mendorong Nikkei 225 untuk menutup hari ini dengan kenaikan 2,46% atau 386,83 poin lebih tinggi ke level 16.095,65.
Sementara Yen Jepang terus melemah melawan greenback, saat USD naik ke level 103.28 terhadap yen. Pelemahan yen secara umum dipandang positif untuk pasar saham Jepang karena membuat ekspor lebih lebih kompetitif dan meningkatkan pendapatan. Usai kemenangan besar Abe dalam pemilihan majelis tinggi Jepang akhir pekan kemarin membuat pasar mengharapkan Bank of Japan akan melanjutkan stimulus moneter.
"Pasca pemilu politik yang cepat, berani dan komprehensif bakal meningkatkan stimulus fiskal yang membuat yen drop. Abe meraih kemenangan jauh lebih penting untuk menghidupkan kembali 'Abenomics' sebagai pendorong atau dinamo untuk pemulihan ekonomi," jelas Mizuho.
Penguatan tidak hanya terjadi di Jepang, tapi juga pada beberapa pasar saham Asia lainnya seperti indeks Hang Seng bertambah 1,56% dan indeks Shanghai ditutup naik 1,83 % atau 54.765 poin ke level 3.049,68. Selain itu di seberang selat Korea Selatan yakni indeks Kospi juga menguat 0,14% atau poin 2,69 poin ke level 1.991,23.
Adapun sektor saham dalam negeri hari ini berakhir variatif. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah pertambangan yang bertambah 3,04% dan keuangan naik 2,14%. Sedangkan sektor dengan pelemahan terdalam menimpa sektor konsumen yang turun 1,62%.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp8,64 triliun dengan 7,41 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp1,3 triliun dengan aksi jual asing mencapai Rp3,1 triliun dan aksi beli sebesar Rp4,4 triliun. Tercatat 180 saham menguat, 134 saham melemah dan 84 saham stagnan.
Adapun saham-saham yang menguat di antaranya PT Mayora Indah Tbk. (MYOR) bertambah Rp200 menjadi Rp38.400, PT Tembaga Mulia Semanan Tbk. (TBMS) naik Rp150 menjadi Rp750 serta PT Surya Toto Indonesia Tbk. (TOTO) melonjak Rp150 menjadi Rp5.750.
Saham-saham yang melemah di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) menyusut Rp1.500 menjadi Rp70.500, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) turun Rp125 menjadi Rp8.975 dan PT Pool Advista Indonesia Tbk. (POOL) berkurang Rp100 menjadi Rp2.450.
(akr)
Lihat Juga :