Asia Positif, IHSG Ditutup Naik 34,40 Poin
Rabu, 13 Juli 2016 - 16:35 WIB
Asia Positif, IHSG Ditutup Naik 34,40 Poin
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini ditutup berhasil di zona hijau meski pada sesi siang sempat berada di jalur merah. IHSG ditutup naik cukup tinggi hingga 34,40 poin atau 0,67% ke level 5.133,93 di tengah melonjaknya bursa saham Asia.
Pada pembukaan perdagangan tadi pagi IHSG naik 15,55 poin atau 0,30% ke level 5.115,08 dan pada sesi I berbalik melemah melemah tipis 2,05 poin atau 0,04% ke level 5.097,48. Sementara, pada perdagangan kemarin ditutup naik 30,51 poin atau 0,60% ke level 5.099,53.
Dilansir CNBC, Rabu (13/7/2016) pasar saham Asia hari ini ditutup reli, memperpanjang kenaikan global yang mendorong indeks AS di tengah ekspektasi pelonggaran lebih lanjut dari Jepang dan resolusi beberapa kekhawatiran atas kekacauan politik Inggris Raya.
Di Jepang, Indeks Nikkei N225 ditutup naik 135,78 poin atau 0,84% ke level 16.231,43, memperpanjang kenaikan sejak Senin. Topix naik 14,53 poin atau 1,13% ke level 1.300,26.
Saham Jepang mendapat dorongan dari pelemahan yen di tengah ekspektasi bahwa pelonggaran fiskal dan moneter setelah koalisi Perdana Menteri Shinzo Abe menang telak dalam pemilihan majelis tinggi selama akhir pekan.
Abe berjanji putaran baru stimulus fiskal menyusul kemenangan pemilu dan analis mengharapkan Bank of Japan akan kembali mengaktifkan spigots kebijakan moneter.
Di Australia, ASX 200 ditutup naik 35,28 poin atau 0,66% ke posisi 5.388,50, didorong oleh kenaikan sektor energi, material dan keuangan.
Saham pertambangan sebagian besar lebih tinggi setelah harga bijih besi naik lebih dari 6% menjadi USD58,80 per ton semalam. Saham BHP Billiton naik 3,26%, saham Fortescue bertambah 5,52%, dan Rio Tinto naik 2,79%.
Di Hong Kong, indeks Hang Seng naik 0,51%. Pasar daratan China juga selesai di wilayah positif, dengan penutupan Shanghai naik 10,83 poin atau 0,36% ke level 3.060,21 dan Shenzhen lebih tinggi sebesar 16,64 poin atau 0,82% ke level 2.041,66. Di Korea Selatan, indeks Kospi naik 14,32 poin atau 0,72% ke level 2.005,55.
Adapun sektor saham dalam negeri hari ini berakhir variatif. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah pertambangan yang bertambah 3,84% dan infrastruktur naik 1,09%. Sedangkan sektor dengan pelemahan terdalam menimpa sektor keuangan yang turun 0,97%.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp7,67 triliun dengan 7,40 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp864,48 triliun dengan aksi jual asing mencapai Rp2,97 triliun dan aksi beli sebesar Rp3,84 triliun. Tercatat 176 saham menguat, 122 saham melemah dan 114 saham stagnan.
Adapun saham-saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp2.025 menjadi Rp72.250, PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk (MREI) naik Rp500 menjadi Rp5.000, dan PT Tembaga Mulia Semanan Tbk (TBMS) naik Rp185 menjadi Rp935.
Sementara, beberapa saham yang mengalamai pelemahan di antaranya PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) turun Rp525 menjadi Rp8.450, PT Pool Advista Indonesia Tbk (POOL) berkurang Rp240 menjadi Rp2.210, dan PT Mayora Indah Tbk (MYOR) turun Rp200 menjadi Rp38.200.
Pada pembukaan perdagangan tadi pagi IHSG naik 15,55 poin atau 0,30% ke level 5.115,08 dan pada sesi I berbalik melemah melemah tipis 2,05 poin atau 0,04% ke level 5.097,48. Sementara, pada perdagangan kemarin ditutup naik 30,51 poin atau 0,60% ke level 5.099,53.
Dilansir CNBC, Rabu (13/7/2016) pasar saham Asia hari ini ditutup reli, memperpanjang kenaikan global yang mendorong indeks AS di tengah ekspektasi pelonggaran lebih lanjut dari Jepang dan resolusi beberapa kekhawatiran atas kekacauan politik Inggris Raya.
Di Jepang, Indeks Nikkei N225 ditutup naik 135,78 poin atau 0,84% ke level 16.231,43, memperpanjang kenaikan sejak Senin. Topix naik 14,53 poin atau 1,13% ke level 1.300,26.
Saham Jepang mendapat dorongan dari pelemahan yen di tengah ekspektasi bahwa pelonggaran fiskal dan moneter setelah koalisi Perdana Menteri Shinzo Abe menang telak dalam pemilihan majelis tinggi selama akhir pekan.
Abe berjanji putaran baru stimulus fiskal menyusul kemenangan pemilu dan analis mengharapkan Bank of Japan akan kembali mengaktifkan spigots kebijakan moneter.
Di Australia, ASX 200 ditutup naik 35,28 poin atau 0,66% ke posisi 5.388,50, didorong oleh kenaikan sektor energi, material dan keuangan.
Saham pertambangan sebagian besar lebih tinggi setelah harga bijih besi naik lebih dari 6% menjadi USD58,80 per ton semalam. Saham BHP Billiton naik 3,26%, saham Fortescue bertambah 5,52%, dan Rio Tinto naik 2,79%.
Di Hong Kong, indeks Hang Seng naik 0,51%. Pasar daratan China juga selesai di wilayah positif, dengan penutupan Shanghai naik 10,83 poin atau 0,36% ke level 3.060,21 dan Shenzhen lebih tinggi sebesar 16,64 poin atau 0,82% ke level 2.041,66. Di Korea Selatan, indeks Kospi naik 14,32 poin atau 0,72% ke level 2.005,55.
Adapun sektor saham dalam negeri hari ini berakhir variatif. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah pertambangan yang bertambah 3,84% dan infrastruktur naik 1,09%. Sedangkan sektor dengan pelemahan terdalam menimpa sektor keuangan yang turun 0,97%.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp7,67 triliun dengan 7,40 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp864,48 triliun dengan aksi jual asing mencapai Rp2,97 triliun dan aksi beli sebesar Rp3,84 triliun. Tercatat 176 saham menguat, 122 saham melemah dan 114 saham stagnan.
Adapun saham-saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp2.025 menjadi Rp72.250, PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk (MREI) naik Rp500 menjadi Rp5.000, dan PT Tembaga Mulia Semanan Tbk (TBMS) naik Rp185 menjadi Rp935.
Sementara, beberapa saham yang mengalamai pelemahan di antaranya PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) turun Rp525 menjadi Rp8.450, PT Pool Advista Indonesia Tbk (POOL) berkurang Rp240 menjadi Rp2.210, dan PT Mayora Indah Tbk (MYOR) turun Rp200 menjadi Rp38.200.
(izz)
Lihat Juga :