IHSG Dibuka Tak Berdaya Saat Bursa Asia Mixed
Kamis, 14 Juli 2016 - 09:16 WIB
IHSG Dibuka Tak Berdaya Saat Bursa Asia Mixed
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi pembukaan hari ini dibuka memerah di tengah variatifnya pembukaan bursa Asia. Pasar saham Tanah Air hari ini dibuka melemah 5,59 poin atau 0,11% ke level 5.128,34.
Sementara, IHSG pada perdagangan kemarin ditutup naik cukup tinggi hingga 34,40 poin atau 0,67% ke level 5.133,93 di tengah melonjaknya bursa saham Asia.
Dilansir CNBC, Kamis (14/7/2016) pasar saham Asia hari ini tampaknya kehilangan beberapa momentum, di mana diperdagangkan dibuka mixed (variatif) setelah saham AS ditutup mendekati garis datar tapi masih berhasil membuatnya jauh ke wilayah rekor.
Di Australia, Indeks ASX 200 naik 0,23% terdorong keniakan sektor keuangan sebesar 0,42%. Di Jepang, Nikkei 225 naik 0,31%, dan indeks Topix naik 0,3%. Namun, di Selat Korea, Indeks Kospi tampak turun 0,19%.
"Dalam beberapa hari terakhir sentimen risiko telah didukung oleh harapan stimulus lebih lanjut dan kurangnya berita baru semalam tampaknya menjadi perhatian pasar. Ekspektasi stimulus perlu didukung dengan beberapa tindakan dan sekarang risiko kekecewaan mulai meningkat," kata Rodrigo Catril, ahli strategi mata uang di National Australia Bank.
Pasar telah rebound pada sesi terakhir atas ekspektasi dari langkah-langkah stimulus lebih lanjut di Jepang dan di Inggris. Di Jepang, saham telah pulih dan yen melemah terhadap USD di tengah ekspektasi bahwa dua kebijakan pelonggaran fiskal dan moneter.
"Masih belum ada kejelasan tentang ukuran, jenis dan waktu stimulus fiskal dan moneter di Jepang," kata Catril.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp53 miliar dengan 31 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp5,10 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp27,54 miliar dan aksi beli asing sebesar Rp22,44 miliar. Tercatat 53 saham menguat, 18 saham melemah dan 41 saham stagnan.
Beberapa saham-saham yang menguat di antaranya PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) naik Rp900 menjadi Rp22.175, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp250 menjadi Rp72.500, PT Panin Sekuritas Tbk (PANS) naik Rp70 menjadi Rp3.720.
Sementara, saham-saham yang mengalami pelemahan di antaranya, PT United Tractors Tbk (UNTR) turun Rp300 menjadi Rp15.850, PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp100 menjadi Rp7.175, dan PT Indocement Tunggal Prakasa Tbk (INTP) turun Rp100 menjadi Rp17.050.
Sementara, IHSG pada perdagangan kemarin ditutup naik cukup tinggi hingga 34,40 poin atau 0,67% ke level 5.133,93 di tengah melonjaknya bursa saham Asia.
Dilansir CNBC, Kamis (14/7/2016) pasar saham Asia hari ini tampaknya kehilangan beberapa momentum, di mana diperdagangkan dibuka mixed (variatif) setelah saham AS ditutup mendekati garis datar tapi masih berhasil membuatnya jauh ke wilayah rekor.
Di Australia, Indeks ASX 200 naik 0,23% terdorong keniakan sektor keuangan sebesar 0,42%. Di Jepang, Nikkei 225 naik 0,31%, dan indeks Topix naik 0,3%. Namun, di Selat Korea, Indeks Kospi tampak turun 0,19%.
"Dalam beberapa hari terakhir sentimen risiko telah didukung oleh harapan stimulus lebih lanjut dan kurangnya berita baru semalam tampaknya menjadi perhatian pasar. Ekspektasi stimulus perlu didukung dengan beberapa tindakan dan sekarang risiko kekecewaan mulai meningkat," kata Rodrigo Catril, ahli strategi mata uang di National Australia Bank.
Pasar telah rebound pada sesi terakhir atas ekspektasi dari langkah-langkah stimulus lebih lanjut di Jepang dan di Inggris. Di Jepang, saham telah pulih dan yen melemah terhadap USD di tengah ekspektasi bahwa dua kebijakan pelonggaran fiskal dan moneter.
"Masih belum ada kejelasan tentang ukuran, jenis dan waktu stimulus fiskal dan moneter di Jepang," kata Catril.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp53 miliar dengan 31 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp5,10 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp27,54 miliar dan aksi beli asing sebesar Rp22,44 miliar. Tercatat 53 saham menguat, 18 saham melemah dan 41 saham stagnan.
Beberapa saham-saham yang menguat di antaranya PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) naik Rp900 menjadi Rp22.175, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp250 menjadi Rp72.500, PT Panin Sekuritas Tbk (PANS) naik Rp70 menjadi Rp3.720.
Sementara, saham-saham yang mengalami pelemahan di antaranya, PT United Tractors Tbk (UNTR) turun Rp300 menjadi Rp15.850, PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp100 menjadi Rp7.175, dan PT Indocement Tunggal Prakasa Tbk (INTP) turun Rp100 menjadi Rp17.050.
(izz)
Lihat Juga :