Menteri ESDM Lepas 120 Patriot Energi ke Desa Terpencil

Sabtu, 16 Juli 2016 - 10:40 WIB
Menteri ESDM Lepas 120...
Menteri ESDM Lepas 120 Patriot Energi ke Desa Terpencil
A A A
JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said hari ini melepas sebanyak 120 orang pemuda dan pemudi ke desa-desa terpencil di Indonesia guna membantu percepatan program energi baru dan terbarukan. 120 orang pemuda ini merupakan batch ke-2 dari program patriot energi, yang sebelumnya telah mengirim 80 orang pemuda ke berbagai desa terpencil di Tanah Air.

Dia mengatakan, 120 orang patriot energi ini merupakan sarjana terbaik Indonesia yang direkrut dengan tahap kompetitif. ‎Pasalnya, mereka tidak hanya cakap soal akademik melainkan juga karakter dan sikap menghadapi persoalan bangsa.

"Ini batch yang ke-2. Batch 1 itu 80 pemuda di 60 desa di seluruh pelosokm Mereka bukan hanya memecahkan masalah, tapi jadi tangan dan mata untuk melihat program energi," katanya di Gedung Kementerian ESDM, Jakarta, Sabtu (16/7/2016).

Mantan Bos PT Pindad (Persero) ini menyebutkan, para patriot energi untuk tahap ke-2 ini akan ditempatkan di 105 desa dengan akses energi yang sulit. Oleh karena itu, dirinya juga meminta dukungan kepada seluruh pemerintah dan tokoh di daerah agar menerima mereka sebaik mungkin.

"Akses sulit itu artinya HP rusak, belum tentu ada sinyal. Komunikasi harus kekota. Ambil honor itu harus nginap, kalau transfer enggak terlambat. Saya sampaikan apresiasi tinggi ke anak muda. Mohon dukungan kepada para tokoh di daerah untuk menerima mereka dengan baik," imbuh dia.

‎Menurutnya, saat ini masih terdapat 12.669 desa yang belum terjangkau listrik dan jauh dari pemerintahan. Setidaknya 30 juta masyarakat di Indonesia hidup dalam keadaan yang sangat sulit.

"Banyak msyarakat kita masih masak pakai kayu bakar. Sarana kesehatan pas-pasan. Pendidikan dan penerangan. Listrik benar benar jadi pembeda mana masyarakat yang beradab dan mana yang belum. Mereka tidak tahu harus bertanya ke siapa‎," tuturnya.

Penanggungjawab Program Patriot Energi Trimumpuni‎ menambahkan, 120 Patriot energi ini akan ditempatkan di 105 desa di 39 kabupaten. 26 orang diantaranya akan ditempatkan di Pulau Sumatera, 24 orang di Pulau Kalimantan, dan 25 orang di Pulau Sulawesi. Sementara sisanya sebanyak 30 anak akan disebar di Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua.

"Kalau angkatan pertama itu kondisi paling sulit di hulu Mahakam yang harus berjalan kaki 4-6 hari ke desa. Sekarang challenge nya ditambah dengan masuk Papua yang butuh jalan kaki luar biasa," tandasnya.
(dol)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dukung Kepedulian pada...
Dukung Kepedulian pada Sesama, Kementerian ESDM Hibahkan Aset ke Lembaga Kemanusiaan
Pakai Kursi Roda, PNS...
Pakai Kursi Roda, PNS Kementerian ESDM Priyo Andi Gularso Diperiksa KPK
Penggeledahan Di Kantor...
Penggeledahan Di Kantor ESDM, Arifin Benarkan Terkait Dugaan Korupsi Tukin
Banyak Proyek Migas...
Banyak Proyek Migas Alami Stagnasi, Investasi Tak Capai Target
Anggaran Kementerian...
Anggaran Kementerian ESDM Dipotong Rp3,5 Triliun
KPK Geledah Kantor Kementerian...
KPK Geledah Kantor Kementerian ESDM, Penyidik Bawa 2 koper
Berita Terkini
Rupiah Hampir Tembus...
Rupiah Hampir Tembus Rp18.000, Kapan Purbaya Pencet Alarm Darurat?
4 jam yang lalu
Purbaya Ungkap Fakta...
Purbaya Ungkap Fakta Mengejutkan soal Penangkapan Kepala BGN, Apa Itu?
6 jam yang lalu
Perluas Jangkauan Layanan...
Perluas Jangkauan Layanan TIC, Sucofindo Resmikan Kantor Pemasaran di Aceh
6 jam yang lalu
UI dan Binus Adu Inovasi...
UI dan Binus Adu Inovasi Kembangkan Desa Wisata Tomohon, Siapa Terpilih?
6 jam yang lalu
Modernland Realty Dorong...
Modernland Realty Dorong Pertumbuhan Bisnis Berbasis Keberlanjutan
7 jam yang lalu
Dari Banten untuk Indonesia:...
Dari Banten untuk Indonesia: Krakatau Steel dan Hebei Perkuat Ekosistem Baja Nasional
7 jam yang lalu
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved