Tinggal di Daerah Terpencil, Ini Tugas Para Patriot Energi

Sabtu, 16 Juli 2016 - 13:32 WIB
Tinggal di Daerah Terpencil,...
Tinggal di Daerah Terpencil, Ini Tugas Para Patriot Energi
A A A
JAKARTA - Sebanyak 120 orang pemuda dan pemudi yang akan mengikuti program patriot energi resmi dilakukan pelepasan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said. Mereka akan tinggal dan menetap selama satu tahun di daerah terpencil dan terpelosok Indonesia dalam rangka percepatan pengembangan energi baru dan terbarukan.

Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM Rida Mulyana menuturkan, nantinya mereka memiliki tugas untuk mengumpulkan data dari potensi energi baru terbarukan yang ada di daerah mereka ditempatkan. Namun, tidak menutup kemungkinan para patriot energi ini juga diminta untuk memecahkan masalah yang ada di wilayah tersebut.

"‎Jadi apa yang kita harapkan kepada patriot ini untuk kepentingan pekerjaan kita langsung, mereka akan jadi petugas mengumpulkan data potensi energi baru terbarukan. Kemungkinan mereka ditanya apapun mengenai kebutuhan masyarakat setempat itu tetap dimungkinkan," katanya di Gedung Kementerian ESDM, Jakarta, Sabtu (16/7/2016).

Selain itu, sambung Rida, para patriot energi juga bertugas untuk mengoneksikan dan menumbuhkan rasa saling memiliki (sense of belonging) dari keberadaan infrastruktur ketenagalistrikan. Pasalnya, kebanyakan di antara mereka akan ditempatkan di daerah yang akan dibangun infrastruktur ketenagalistrikan berbasis energi baru terbarukan.

"‎Karena dibutuhkan juga sustainability dari infra itu. Kita kan nggak punya tangan di daerah, apalagi di daerah terpencil. Keberadaan mereka sangat membantu tidak hanya pemerintah pusat tapi juga pemerintah daerah. Wajib hukumnya dari dukungan dari pemerintah daerah," tandasnya.

Sekadar informasi, 120 patriot energi ini akan ditempatkan di 105 desa di 39 kabupaten. 26 orang diantaranya akan ditempatkan di Pulau Sumatera, 24 orang di Pulau Kalimantan, dan 25 orang di Pulau Sulawesi. Sementara sisanya sebanyak 30 anak akan disebar di Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua.
(dol)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dukung Kepedulian pada...
Dukung Kepedulian pada Sesama, Kementerian ESDM Hibahkan Aset ke Lembaga Kemanusiaan
Pakai Kursi Roda, PNS...
Pakai Kursi Roda, PNS Kementerian ESDM Priyo Andi Gularso Diperiksa KPK
Penggeledahan Di Kantor...
Penggeledahan Di Kantor ESDM, Arifin Benarkan Terkait Dugaan Korupsi Tukin
Banyak Proyek Migas...
Banyak Proyek Migas Alami Stagnasi, Investasi Tak Capai Target
Anggaran Kementerian...
Anggaran Kementerian ESDM Dipotong Rp3,5 Triliun
KPK Geledah Kantor Kementerian...
KPK Geledah Kantor Kementerian ESDM, Penyidik Bawa 2 koper
Berita Terkini
WYCE Targetkan Penjualan...
WYCE Targetkan Penjualan 100.000 Boks pada Tahun Pertama
6 menit yang lalu
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
38 menit yang lalu
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
1 jam yang lalu
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
1 jam yang lalu
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
11 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
11 jam yang lalu
Infografis
Ini Penjelasan Mengapa...
Ini Penjelasan Mengapa Hajar Aswad di Kakbah Berwarna Hitam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved