Menteri Susi Akan Tenggelamkan Kapal Saat HUT RI ke-71

Senin, 18 Juli 2016 - 16:03 WIB
Menteri Susi Akan Tenggelamkan...
Menteri Susi Akan Tenggelamkan Kapal Saat HUT RI ke-71
A A A
JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti berniat kembali melakukan penenggelaman kapal pelaku pencurian ikan (illegal unreported unregulated/IUU fishing) untuk memperingati perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Indonesia ke-71 pada 17 Agustus 2016. Rencananya, penenggelaman akan dilakukan di wilayah perairan Natuna.

(Baca: Organisasi Pangan PBB Dukung Menteri Susi 'Sikat' Pencuri Ikan)

Dia mengatakan, pemilihan Natuna sebagai lokasi penenggelaman karena di tempat tersebut juga rencananya akan diadakan perayaan HUT RI ke 71 bersama masyarakat di pulau terpencil.

"Kita kan sekalian ada perayaan acara 17 Agustus dengan masyarakat pulau terpencil. Kita ingin siapkan dengan penenggelaman (kapal pencuri ikan)," kata dia di Gedung Mina Bahari III Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Jakarta, Senin (18/7/2016).

Pekan ini, mantan Bos Susi Air ini juga akan mengunjungi Kepulauan Natuna untuk mempersiapkan rumah yang akan ditempati nelayan Pantura yang hijrah dan menangkap ikan di Natuna. Saat ini, setidaknya terdapat 400 kapal berukuran 30 grosstonage (GT) asal Pantura yang sudah pindah ke Natuna.

Selain itu, Susi juga akan menyiapkan fasilitas cold storage di kepulauan terluar Indonesia tersebut. "Kita juga akan peletakan batu pertama fasilitas detensi untuk tahanan kapal ikan ilegal, dan peletakan batu pertama puskodal, dan sentra perikanan terpadu," jelas dia.

Sebelumnya, Susi mengatakan akan menenggelamkan 30 kapal pencuri ikan setelah Lebaran tahun ini, sekitar 9 atau 10 Juli 2016. Keputusan ini diambil setelah dilakukan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) dengan Satgas 115.

(Baca: Menteri Susi Akan Tenggelamkan 30 Kapal Setelah Lebaran)

Pihaknya sedang mempersiapkan penenggelaman tersebut. "Rakornas Satgas 115 habis Lebaran pada 9 atau 10 Juli. Kita sedang persiapkan ditenggelamkan 30-an kapal," ujarnya di Jakarta, Selasa (21/6/2016).

Sementara, lanjut dia, KKP dan instansi terkait sudah menenggelamkan 57 kapal hingga 21 Juni atau hari ini di wilayah penangkapan kapal 711. Paling banyak berasal dari Vietnam sebanyak 49 kapal, Thailand hanya satu kapal, Malaysia mencapai empat kapal dan China sebanyak tiga kapal.

"Dari 1 Januari hingga 21 Juni 2016 ada 57 kapal di wilayah 711, 46 oleh KKP, 6 TNI AL dan 5 Polri," tutur dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KKP Segel Lahan Proyek...
KKP Segel Lahan Proyek Reklamasi di Batam
Menteri KKP Kasih Bocoran...
Menteri KKP Kasih Bocoran 3 Potensi Investasi ke Pelaku Usaha
KKP Workshop Penyuluh...
KKP Workshop Penyuluh Perikanan untuk Kembangkan Informasi
Disrupsi Data Perikanan
Disrupsi Data Perikanan
Kementerian Kelautan...
Kementerian Kelautan dan Perikanan Berhentikan Dirjen Perikanan Tangkap
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
Berita Terkini
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
9 menit yang lalu
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
27 menit yang lalu
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
53 menit yang lalu
Finnet dan Kemenhub...
Finnet dan Kemenhub Kolaborasi Percepat Digitalisasi Pembayaran Layanan Maritim
1 jam yang lalu
MPMX Bekali Wirausaha...
MPMX Bekali Wirausaha Disabilitas dengan Literasi Keuangan dan Digital
1 jam yang lalu
Pertamax Naik Picu Migrasi...
Pertamax Naik Picu Migrasi Besar-besaran ke Pertalite, Subsidi BBM Jebol?
1 jam yang lalu
Infografis
Iran: 2 Kapal Induk...
Iran: 2 Kapal Induk Nuklir AS Tak akan Berani Menyerang!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved