Sistem Verifikasi Disiapkan untuk Produk Mamin dan Pertanian

Senin, 18 Juli 2016 - 23:02 WIB
Sistem Verifikasi Disiapkan...
Sistem Verifikasi Disiapkan untuk Produk Mamin dan Pertanian
A A A
JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Thomas Trikasih Lembong berencana membuat sistem sertifikasi dan verifikasi mirip sistem verifikasi legalitas kayu (SVLK) untuk produk makanan dan minuman (mamin) serta pertanian.‎ Hal ini seiring dengan dimulainya perundingan formal antara Indonesia dan Uni Eropa dalam Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA).

‎Dia mengatakan, SVLK merupakan contoh sistem yang bagus dan sangat canggih untuk menjamin legalitas kayu. Sistem tersebut juga sistem pertama di dunia yang dibuat atas kerja sama Indonesia dan Uni Eropa (UE) untuk memverifikasi legalitas kayu.

"‎Betul sekali. SVLK itu contoh yang sangat bagus. Itu hasil dari suatu sistem yang sangat canggih tapi sederhana. Relatif murah bahkan tapi sangat kredibel dan hasil kerja sama antara beberapa negara di Eropa dan Indonesia selama 14 tahun, dan itu sistem pertama di dunia untuk memverifikasi legalitas kayu," katanya di Gedung Kemendag, Jakarta, Senin (18/7/2016).

(Baca Juga: Indonesia dan Uni Eropa Mulai Perundingan CEPA)

Menurutnya, SVLK juga membuat daya saing Indonesia turut terdongkrak. Oleh karena itu, ke depannya Indonesia akan membuat sistem serupa untuk produk makanan dan minuman serta produk pertanian.

"‎Jadi betul sekali, (perundingan IUE-CEPA) antara lain sertifikasi produk. Cakupan sektornya luas sekali, dan saya kira makanan dan minuman tentunya produk hasil pertanian. Tapi sekali lagi, kedepannya yang akan sangat berperan itu sektor jasa dari pendidikan, kesehatan, pariwisata, jasa lain seperti transportasi. Jadi itu kira-kira," tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Mendag RI Thomas Trikasih Lembong dan Komisioner Perdagangan Uni Eropa Cecilia Malmström sepakat untuk secara resmi meluncurkan perundingan IndonesiaEuropean Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA).

Perundingan ini diyakini akan membawa dampak signifikan bagi Indonesia, antara lain dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, menciptakan lapangan kerja baru, alih teknologi, serta menciptakan kesempatan baru bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Mengintip Peluang Ekspor...
'Mengintip' Peluang Ekspor Produk Mamin Indonesia ke Pasar Spanyol
Industri F&B Melaju...
Industri F&B Melaju Pesat, LNK Jawab Tantangan Lewat Fasilitas Inovatif
Kinerja Industri Minuman...
Kinerja Industri Minuman Tahun 2023 Serta Peluang dan Tantangan di Tahun 2024
Industri Makanan dan...
Industri Makanan dan Minuman Indonesia: Melaju Pesat, Siap Jadi Lokomotif Ekonomi Nasional
Gandeng Pelaku Bisnis,...
Gandeng Pelaku Bisnis, Kemendag Memetakan Peluang dan Tantangan Industri Mamin
Industri Makanan dan...
Industri Makanan dan Minuman Lakukan Inovasi Antisipasi Pandemi
Berita Terkini
10 Tahun Jadi Tempat...
10 Tahun Jadi Tempat Kerja Terbaik di Asia, BAT Indonesia Raih Platinum Harmonia
32 menit yang lalu
Traveloka Gelar Schooliday...
Traveloka Gelar Schooliday Sale, 46% Wisatawan RI Prioritaskan Biaya
33 menit yang lalu
Rupiah Bergejolak, Saatnya...
Rupiah Bergejolak, Saatnya Lirik Aset Global?
50 menit yang lalu
Naik 2,07%, IHSG Balik...
Naik 2,07%, IHSG Balik Lagi ke Level 6.000-an
50 menit yang lalu
IFG Life Lindungi Lebih...
IFG Life Lindungi Lebih dari 20.000 Peserta BTN JAKIM 2026
1 jam yang lalu
DADA Buka Registrasi...
DADA Buka Registrasi RUPST 19 Juni, Siapkan Dividen Rp2 Miliar
1 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved