Operator Pelabuhan Tanjung Priok Diminta Tingkatkan Kinerja

Rabu, 20 Juli 2016 - 00:15 WIB
Operator Pelabuhan Tanjung...
Operator Pelabuhan Tanjung Priok Diminta Tingkatkan Kinerja
A A A
JAKARTA - Operator dan pemangku kepentingan Pelabuhan Tanjung Priok diminta meningkatkan kinerja dan saling bersinergi guna menghindari ancaman kongesti atau kemacetan. Kondisi ini bisa menimbulkan tertimbunnya barang di pelabuhan.

Ketua Umum Indonesian National Shipowners’ Association (INSA), Carmelita Hartoto mengatakan, terdapat laporan adanya kepadatan barang di Pelabuhan Tanjung Priok pada Jumat hingga Sabtu (15-16 Juli 2016) pekan lalu. Kondisi tersebut baru dapat diatasi pada Minggu (17/7/2016) pagi.

Kondisi nyaris kongesti itu dipicu oleh kegiatan ekspor impor yang mulai aktif setelah Lebaran dan peningkatan penangan peti kemas internasional di Terminal 3 Pelabuhan Tanjung Priok.

“Sebenarnya operator dan pemangku kepentingan pelabuhan telah mengantisipasi hal ini sebelumnya. Hanya saja antisipasi tersebut belum ditunjang dengan fasilitas infrastruktur jalan dari dan menuju pelabuhan yang memadai karena masih adanya tiang-tiang pancang penyanggah jalan layang yang belum selesai dikerjakan," ungkapnya, dalam keterangan resmi, Selasa (19/7/2016).

Dia berharap pihak operator pelabuhan meningkatkan kinerja dan saling bersinergi dengan otoritas pelabuhan dan Ditjen Bea Cukai.

Menurutnya, langkah untuk menghindari ancaman kongesti bisa dilakukan dengan memaksimalkan pelabuhan sekitar Pelabuhan Tanjung Priok, seperti Pelabuhan Marunda, Cikarang Dry Port (CDP), Tanjung Perak dan Tanjung Emas.

Sehingga, kepadatan barang tidak lebih dari batas ideal yard occupancy ratio (YOR) yakni 65%. “Batas ideal YOR ini yang harus dijaga di pelabuhan agar tidak terjadi kongesti," ujarnya.

Lebih lanjut, dia mengatakan, untuk memaksimalkan pelabuhan di sekitar Tanjung Priok, juga perlu dibarengi dengan kelancaran akses jalan dari dan menuju pelabuhan seperti pada akses Jalan Cacing dan akses Jalan Yos Sudarso yang kondisi saat ini cukup padat.

Potensi terjadinya kenaikan arus barang di Pelabuhan Tanjung Priok pada masa yang akan datang tidak menimbulkan permasalahan kepadatan barang di pelabuhan seperti saat ini. "Selain kondisi di pelabuhan, yang perlu diperhatikan adalah akses keluar dan masuk pelabuhan agar ada kelancaran arus barang,” pungkasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Si Denok Bandarwati,...
Si Denok Bandarwati, Sejarah Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta
Alur Masuk Barang Kawasan...
Alur Masuk Barang Kawasan Pelabuhan Kini Miliki Aturan Baru
Optimalisasi Operasional...
Optimalisasi Operasional Pelabuhan Tanjung Priok dengan Alat Pemindai Peti Kemas
Masih Misteri, Bunker...
Masih Misteri, Bunker di Stasiun Tanjung Priok Bisa Tembus ke Pulau Onrust
Meriahkan HUT Ke-75...
Meriahkan HUT Ke-75 Bhayangkara, Polisi Semprot Disinfektan Area Pelabuhan Jakarta Utara
MUI Jakut Dukung Polisi...
MUI Jakut Dukung Polisi Jaga Kamtibmas di Wilayah Pelabuhan Tanjung Priok
Berita Terkini
Daftar Lengkap Harga...
Daftar Lengkap Harga BBM di SPBU Pertamina! Pertamax Tetap, Turbo Turun Jadi Rp19.300/Liter
14 menit yang lalu
Resmi! Harga BBM Nonsubsidi...
Resmi! Harga BBM Nonsubsidi Pertamina Turun per 1 Juli 2026, tapi Pertamax Tetap
48 menit yang lalu
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
9 jam yang lalu
Dampak Pembiayaan PNM...
Dampak Pembiayaan PNM Diakui, Kini Melayani 23 Juta Nasabah Perempuan Prasejahtera
9 jam yang lalu
Investasi Hijau, Pertamina...
Investasi Hijau, Pertamina Port & Logistics Tanam 600 Mangrove di Balikpapan
9 jam yang lalu
Belanja Puas, Dompet...
Belanja Puas, Dompet Aman dengan Promo Spesial Blibli BRIDAY
9 jam yang lalu
Infografis
China Kelabakan, Pelabuhan...
China Kelabakan, Pelabuhan Terusan Panama Dijual ke AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved