Bursa Asia Melemah, IHSG Dibuka Menguat 12,76 Poin
Rabu, 20 Juli 2016 - 09:32 WIB
Bursa Asia Melemah, IHSG Dibuka Menguat 12,76 Poin
A
A
A
JAKARTA - Membuka perdagangan Rabu (20/7/2016), Indeks Harga Saham Gabungan naik 0,25% atau 12,76 poin ke level 5.185,59.
Sebelumnya, pada penutupan perdagangan Selasa (19/7), indeks berakhir menguat 0,88% atau 45,33 ke posisi 5.172,83.
Dalam risetnya, Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada mengatakan IHSG pada perdagangan hari ini diperkirakan secara teknikal akan cenderung menguji area resisten di 5.200. Meski demikian, penguatan yang bergerak contrarian terhadap keadaan global membuat IHSG rawan akan aksi profit taking pada perdagangan hari ini.
Laju IHSG pun sejalan dengan pergerakan bursa saham Asia yang juga variatif cenderung konsilidasi. "Masih minimnya sentimen dari domestik serta rupiah yang cenderung bergerak sideways pada perdagangan kemarin membuat IHSG rentan akan ketergantungan terhadap keadaan global pada hari ini," ujarnya.
Sementara itu, pasar Asia dibuka mayoritas lebih rendah pada Rabu (20/7/2016), menyusul penutupan perdagangan bursa Amerika Serikat yang berakhir mixed, karena aksi investor yang mencerna laba kuartal kedua. Melansir CNBC, Rabu ini, indeks Jepang Nikkei 225 turun 0,85%, setelah menyelesaikan sesi Selasa dimana selama enam minggu mengalami kenaikan. Melintasi Selat Korea, Kospi turun 0,54%.
Australia ASX 200 diperdagangkan flat di 5,452.80, dimana sub-indeks utama turun 1,48%. Penambang memilih fokus pada indeks yang lebih luas usai mereka merilis laporan produksi.
Di bursa Indonesia, pada pembukaan perdagangan ini, sembilan sektor utama bergerak positif dimana sektor consumer memimpin penguatan dengan naik 1,48% disusul manufaktur yang naik 1,17%.Tercatat 84 saham naik, 25 tertekan, dan 58 tetap.
Adapun transaksi bersih asing mencapai Rp15,40 miliar dengan aksi jual asing Rp48,55 miliar berbanding aksi beli asing Rp63,96 miliar. Sementara itu saham-saham yang menguat adalah PT Gudang Garam Tbk (GGRM) yang naik 1,5299%; PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) meningkat 2,0262%; PT Surya Toto Tbk (TOTO); Sampoerna (HMSP) yang naik 4,0431% dan PT Bank Negara Indonesia (BBNI). Sedangkan saham yang terpukul ialah ITMG, CPIN, UNIC, OASA, dan PT XL Axiata Tbk (EXCL).
Sebelumnya, pada penutupan perdagangan Selasa (19/7), indeks berakhir menguat 0,88% atau 45,33 ke posisi 5.172,83.
Dalam risetnya, Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada mengatakan IHSG pada perdagangan hari ini diperkirakan secara teknikal akan cenderung menguji area resisten di 5.200. Meski demikian, penguatan yang bergerak contrarian terhadap keadaan global membuat IHSG rawan akan aksi profit taking pada perdagangan hari ini.
Laju IHSG pun sejalan dengan pergerakan bursa saham Asia yang juga variatif cenderung konsilidasi. "Masih minimnya sentimen dari domestik serta rupiah yang cenderung bergerak sideways pada perdagangan kemarin membuat IHSG rentan akan ketergantungan terhadap keadaan global pada hari ini," ujarnya.
Sementara itu, pasar Asia dibuka mayoritas lebih rendah pada Rabu (20/7/2016), menyusul penutupan perdagangan bursa Amerika Serikat yang berakhir mixed, karena aksi investor yang mencerna laba kuartal kedua. Melansir CNBC, Rabu ini, indeks Jepang Nikkei 225 turun 0,85%, setelah menyelesaikan sesi Selasa dimana selama enam minggu mengalami kenaikan. Melintasi Selat Korea, Kospi turun 0,54%.
Australia ASX 200 diperdagangkan flat di 5,452.80, dimana sub-indeks utama turun 1,48%. Penambang memilih fokus pada indeks yang lebih luas usai mereka merilis laporan produksi.
Di bursa Indonesia, pada pembukaan perdagangan ini, sembilan sektor utama bergerak positif dimana sektor consumer memimpin penguatan dengan naik 1,48% disusul manufaktur yang naik 1,17%.Tercatat 84 saham naik, 25 tertekan, dan 58 tetap.
Adapun transaksi bersih asing mencapai Rp15,40 miliar dengan aksi jual asing Rp48,55 miliar berbanding aksi beli asing Rp63,96 miliar. Sementara itu saham-saham yang menguat adalah PT Gudang Garam Tbk (GGRM) yang naik 1,5299%; PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) meningkat 2,0262%; PT Surya Toto Tbk (TOTO); Sampoerna (HMSP) yang naik 4,0431% dan PT Bank Negara Indonesia (BBNI). Sedangkan saham yang terpukul ialah ITMG, CPIN, UNIC, OASA, dan PT XL Axiata Tbk (EXCL).
(ven)
Lihat Juga :