Impor Jeroan Dinilai Tak Selesaikan Masalah Harga Daging

Jum'at, 22 Juli 2016 - 06:39 WIB
Impor Jeroan Dinilai...
Impor Jeroan Dinilai Tak Selesaikan Masalah Harga Daging
A A A
SEMARANG - Rencana pemerintah yang akan mengimpor jeroan daging sapi dari India, dinilai oleh kalangan peternak sapi potong tidak akan menyelesaikan masalah daging sapi. Ketua Asosiasi Peternak Sapi Potong (ASPIN) Jateng Suparno mengatakan, impor jeroan justru akan menimbulkan masalah baru di Indonesia, karena merupakan solusi alternatif yang sifatnya jangka pendek.

Oleh karena itu Aspin meminta pemerintah untuk meninjau ulang rencana impor jeroan tersebut. “Sekarang itu masyarakat sudah cerdas memilih. Masyarakat akan tetap milih daging sapi segar,” katanya saat dihubungi.

Menurut dia, kebijakan impor jeroan sapi hanya akan menguntungkan importir saja, sementara masyarakat dan peternak tidak akan mendapatkan manfaat apapun.”Jeroan sapi kalau di luar negeri itu sampah, tapi kenapa malah dimasukan ke Indonesia. Harkat dan martabat bangsa di pertaruhkan, karena sama saja menyuruh rakyatnya mengkonsumsi jeroan,” ucapnya.

Suparno mengaku, masalah kelangkaan daging sapi yang sering terjadi sebenarnya dikarenakan sistem peternakan di Indonesia selama ini masih bersifat peternakan rakyat. Dimana satu peternak hanya memiliki dua sampai lima ekor sapi.

Oleh karena itu, untuk mengatasi permasalah daging sapi, pemerintah sebenarnya bisa memberdayakan potensi peternak-peternak yang sudah ada. Salah satunya yang ditawarkan ASPIN adalah melalui peternakan berbasis industri untuk memenuhi kebutuhan daging sapi di Indonesia.

“Sekarang kita sedang mengupayakan, membuat peternakan berbasis industri. Sekarang kita sedang membangun kandang dengan kapasitas 200 ekor. Ini (peternakan berbasis industri) bisa menjadi solusi mengatasi masalah daging,” katanya.

Menurut dia, selama ini pasokan daging sapi khususnya untuk wilayah Jawa Tengah tidak pernah ada masalah karena Jateng menjadi salah satu sentra peternakan sapi di Indonesia yang memiliki potensi besar. “Sekarang ini daging sapi Jateng bisa dikatakan Surplus,” tandasnya.

Harga daging sapi menurut dia saat ini masih terbilang normal, dimana harga satu kilogramnya berada di kisaran, Rp105-110 ribu. Sementara untuk harga satu ekor sapi potong tergantung berat badan sapi. Sebagai contoh untuk sapi yang memiliki bobot hidup kurang lebih 500 kilogram, harganya antara Rp43-45 juta per ekornya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pedagang Daging Pilih...
Pedagang Daging Pilih Mogok Jualan
Siap-siap! RI Akan Impor...
Siap-siap! RI Akan Impor Daging Sapi dari Meksiko
Menimbang Ulang Impor...
Menimbang Ulang Impor Daging Kerbau
Pemerintah Janji Tinjau...
Pemerintah Janji Tinjau Ulang Kuota Impor Daging Sapi
7 Negara Pengekspor...
7 Negara Pengekspor Daging Terbesar ke Indonesia, yang Terakhir: Percaya Enggak Percaya!
Pedagang Daging Masih...
Pedagang Daging Masih Ada yang Mogok, Jappdi Ungkap Alasannya
Berita Terkini
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
8 jam yang lalu
7 BUMN Kolaborasi Gelar...
7 BUMN Kolaborasi Gelar Blue Impact, Lestarikan Terumbu Karang dan Berdayakan Masyarakat Pesisir
9 jam yang lalu
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
9 jam yang lalu
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
10 jam yang lalu
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
10 jam yang lalu
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
10 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved