alexametrics

Disemprot Sudirman Said, Ini Tanggapan Bos PLN

loading...
A+ A-
JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said hari ini menggelar acara coffee morning di Kantor Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Jakarta Selatan. Acara ini bertujuan untuk sosialisasi Rencana Umum Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2016-2025, yang belum lama disahkan Kementerian ESDM.

(Baca: Tak Pernah Sowan, Menteri ESDM Semprot Dirut PLN)

Direksi PT PLN (Persero) juga turut diundang dalam acara tersebut. Sayangnya, hanya satu orang direktur yang datang yaitu Direktur Perencanaan PLN Nicke Widyawati. Sementara sang empunya, Direktur Utama PLN Sofyan Basir tidak menghadiri acara tersebut.



Dalam pidatonya, Menteri ESDM sempat menyindir Dirut PLN yang kerap susah diajak komunikasi. Sudirman juga menyatakan bahwa Sofyan Basir tidak pernah menghadiri acara yang diadakan Kementerian ESDM.

Menanggapi hal tersebut, Sofyan Basir mengaku tidak mengetahui ikhwal undangan dari kementerian yang membawahinya tersebut. Dia mengaku tidak menerima undangan dari Kementerian ESDM untuk coffee morning.

"‎Saya jujur enggak tahu, rupanya katanya ada undangan. Saya sungguh enggak lihat, enggak tahu juga," katanya saat dikonfirmasi wartawan di Jakarta, Jumat (22/7/2016).

Baca Juga:
Sudirman Said Minta Rini Tak Jadikan PLN Cuma Cari Duit

Sudirman Said Sebut PLN Doyan Protes Kebijakan

Mantan Direktur Utama BRI ini mengaku tidak mendapatkan informasi dari para anak buahnya mengenai undangan tersebut. Dirinya baru mengecek perihal undangan tersebut hari ini.

"Enggak diinformasikan juga di bawah. Karena baru ‎saya cek tadi, saya bilang coba ada undangan enggak. Katanya saya diundang, saya cek memang rupanya masuk di fax," imbuh dia.

Menurutnya, hal ini merupakan kealpaan anak buahnya yang tidak menginformasikan mengenai undangan tersebut. Sofyan berkilah, undangan yang biasanya langsung masuk di pembukuan, ternyata masuk melalui faximile. Sehingga, dirinya tidak mengetahui hal tersebut.

"Saya juga kaget, karena ada di fax. Biasanya kan kalau surat langsung masuk gitu ya dibukukan, diadministrasikan. Jadi kealpaan adek-adek di bawah ini, jadi enggak diperhatikan sama dia. Itu saja sih," tandasnya.
(izz)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak
Top