BNI Beberkan Penyebab Rasio Kredit Bermasalah Naik 3%

Sabtu, 23 Juli 2016 - 09:29 WIB
BNI Beberkan Penyebab...
BNI Beberkan Penyebab Rasio Kredit Bermasalah Naik 3%
A A A
JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) mengungkapkan, naiknya rasio kredit bermasalah (Non Performing Loan/NPL) hingga menyentuh level 3% pada semester I/2016 salah satunya akibat kredit bermasalah Trikomsel sebesar Rp1,3 triliun. Sehingga, harus ada restrukturisasi.

"Semester kemarin NPL 3%. Namun demikian ada satu debitur besar yang kalian tahu Trikomsel tidak bisa dipertahankan harus di-downgrade Rp1,3 triliun," ujar Direktur Utama BNI Achmad Baiquni di Jakarta.

(Baca Juga: Laba Bersih BNI Naik 79,9% Tembus Rp4,37 Triliun)

Dia menjelaskan, NPL 3% pertengahan tahun ini lebih tinggi dari akhir tahun lalu 2,7%. Kendati demikian, NPL industri perbankan berdasarkan perkiraan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berada di level 3,1%.

"NPL, OJK perkirakan 3,1% secara industri ke depan bagaimana? Kalau data di kami 3% ini data NPL tertinggi. Kita perkirakan NPL ini makin menurun," kata dia.

Mengatasi hal itu lanjut Baiquni, BNI sudah mulai melakukan penelitian mendalam terkait sektor industri yang berpotensi meningkatkan NPL. Perusahaan menerapkan dua strategi yakni kebijakan konservatif dan proaktif.

"BNI sendiri sudah mulai tahun lalu pada semester I/2015 sudah langsung teliti mendalam kredit yang ada dan langsung menerapkan strategi kebijakan konservatif dan proaktif," tuturnya.

Dia menambahkan jika industri tersebut dilihat dapat menjadi sumber kenaikan NPL, maka akan dilakukan structuring kredit. Selain itu, meningkatkan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN).

"Kebijakan konservatif, kita lihat kredit yang akan buruk kualitasnya secepat mungkin kita lakukan structuring. Kebijakan proaktifnya, kita bentuk cadangan untuk persiapkan NPL dari coverage ratio 130% jadi 138% hingga akhir tahun, sekarang naik lagi 140% dan akhir tahun ini 142%," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BNI Hadir Lebih Dekat...
BNI Hadir Lebih Dekat di HUT ke-79, Sapa Nasabah Rayakan Momen Perjalanan Tumbuh Bersama
HUT BNI ke-74, Pegawai...
HUT BNI ke-74, Pegawai dan Serikat Pekerja Sebar 146.000 Paket Sembako
BNI Ubah Jam Operasional...
BNI Ubah Jam Operasional Selama Bulan Ramadan
BNI Catat Kenaikan Transaksi...
BNI Catat Kenaikan Transaksi Nasabah Premium di Private Event BNI-Emirates Travel Fair 2025
Peringati HUT ke-76,...
Peringati HUT ke-76, BNI Terus Berkomitmen Tingkatkan Kualitas Pelayanan dan SDM
Bantu Perangi COVID-19,...
Bantu Perangi COVID-19, UKM Binaan BNI Turut Produksi APD
Berita Terkini
PLN EPI Perluas Kemitraan...
PLN EPI Perluas Kemitraan Global Bangun Rantai Pasok Hidrogen Hijau
2 jam yang lalu
Biaya Logistik Global...
Biaya Logistik Global Menggila, Ancaman Inflasi Tak Hanya dari Harga Minyak
2 jam yang lalu
PT Astra International...
PT Astra International Tbk: Dari Rumah Koran di Desa Sejahtera Astra Kanreapia Menjadi Sentra Sayuran di Sulawesi Selatan
3 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Majalengka dan Subang
3 jam yang lalu
Lepas dari Pertamina,...
Lepas dari Pertamina, Pelita Air Bakal Gabung di Bawah Garuda Indonesia
4 jam yang lalu
Ekonomi Restoratif Digagas...
Ekonomi Restoratif Digagas Jadi Jembatan Pembangunan Hijau Berkelanjutan
5 jam yang lalu
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved