Soal Tax Amnesty, PPATK Sebut RI Jangan Jadi Penonton

Senin, 25 Juli 2016 - 18:27 WIB
Soal Tax Amnesty, PPATK...
Soal Tax Amnesty, PPATK Sebut RI Jangan Jadi Penonton
A A A
JAKARTA - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menyatakan dukungan penuh terhadap Undang-undang (UU) pengampunan pajak atau Tax Amnesty‎ yang diterapkan pemerintah. Kepala PPATK M. Yusuf menilai dana yang dideklarasikan tidak selama bernuansa negatif.

Lanjut dia melalui kebijakan Tax Amnesty, maka akan mempermudah negara menarik dana yang terparkir di luar negeri, termasuk menghindari pajak progresif. ‎"Maka kalau uang ini tetap di luar, masa kita penonton saja. Maka kita coba mengajak mereka,‎" ujar Yusuf di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (25/7/2016).

(Baca Juga: PPATK Tak Akan Periksa Harta Peserta Tax Amnesty)

Dia menambahkan pihaknya mendukung upaya Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang memimpin langsung sosialisasi UU Tax Amnesty di sejumlah daerah. Seperti diketahui beberapa waktu lalu Jokowi melakukan sosialisasi pengampunan pajak di Kota Medan, Sumatera Utara

PPATK lanjut dia ikut mengimbau agar sejumlah pihak mau mengembalikan dana yang dimilikinya di luar negeri agar dimanfaatkan di Indonesia. Hal itu tentunya dengan catatan mereka dilindungi dan diampuni kewajiban pajak masa lalunya.

"Memang pada saat ini (Tax Amnesty) kita hitung-hitungannya kurang beruntung. Tapi nanti 2017 kan database akan lengkap dan bagus‎," tukasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Resmi Dilantik Jadi...
Resmi Dilantik Jadi Kepala PPATK, Ini Tugas Dian Ediana Rae
PPATK Serahkan Temuan...
PPATK Serahkan Temuan soal Aliran Uang Narkoba ke Anggota Polri
Soal Transaksi Janggal...
Soal Transaksi Janggal Rp349 Triliun, PPATK: Kami Tetap Jaga Integritas
PPATK Kantongi 360 Laporan...
PPATK Kantongi 360 Laporan Transaksi Mencurigakan Dugaan Kejahatan Lingkungan
PPATK Terima 7.129 Laporan...
PPATK Terima 7.129 Laporan Transaksi Keuangan Mencurigakan Sepanjang 2021
PPATK Temukan Transaksi...
PPATK Temukan Transaksi Ilegal Rp7,2 Miliar Kasus Investasi Bodong
Berita Terkini
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
34 menit yang lalu
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
1 jam yang lalu
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
2 jam yang lalu
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
12 jam yang lalu
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
12 jam yang lalu
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
12 jam yang lalu
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved