Menristek Akui Kereta Cepat Jakarta-Bandung Tak Ekonomis

Selasa, 26 Juli 2016 - 11:55 WIB
Menristek Akui Kereta...
Menristek Akui Kereta Cepat Jakarta-Bandung Tak Ekonomis
A A A
JAKARTA - Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) M Nasir mengakui proyek kereta api cepat rute Jakarta-Bandung tidak ekonomis. Namun, proyek ini akan memberikan efek domino (multiplier effect) terhadap perekonomian Indonesia secara keseluruhan.

(Baca: Menteri Rini: RI Negara Pertama Bangun Kereta Cepat di ASEAN)

‎Dia menjelaskan, proyek infrastruktur prestisius tersebut merupakan barang publik (public goods) yang dampaknya diukur dari segi pelayanan kepada para penggunanya.

"Yang namanya fasilitas itu ada dua, public goods dan nonpublic goods. Artinya, barang publik dan nonpublik. Kalau barang nonpublik harus visible secara ekonomi dan bisnis. Tapi kalau public goods bagaimana layanan itu kita ukur," katanya di Gedung BPPT, Jakarta, Selasa (26/7/2016).

(Baca: KCIC Rangkul BPPT Perkuat Teknologi Kereta Cepat)

Menurutnya, pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung akan mengurangi kemacetan yang terjadi di Tanah Air, khususnya di wilayah yang akan dilintasi kereta cepat. Jika, nantinya kemacetan teratasi, maka akan berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia secara umum.

"Kita menghindari macet, kalau macet bisa diatasi maka apa dampak ekonominya. Itu yang kita ukur. Jadi bukan berapa cost-nya yang kita keluarkan, berapa revenue nya. Enggak, tapi effect multiplier-nya," imbuh dia.

Kemenristek sendiri, sambung dia, bertugas untuk memastikan penyiapan sumber daya manusia (SDM) dapat berjalan dengan baik serta bisa dilaksanakan sesuai arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).‎ Selain itu, juga mendukung penyiapan riset dari teknologi kereta cepat.

"Tugas Menristek dukung penyiapan riset dan SDM-nya. Baik dari tataran vokasi, S1, S2 yang terkait langsung untuk penyiapan kereta cepat. Maka, yang sangat penting ini harus terkoordinasi dengan baik di bawah Kementerian BUMN," tandas dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Perbandingan Kereta...
Perbandingan Kereta Cepat Shanghai vs KCJB Indonesia, dari Kecepatan hingga Tarif
Naik Kereta Cepat Whoosh...
Naik Kereta Cepat Whoosh Jakarta-Bandung hanya Rp50 Ribu, Begini Caranya!
Revolusi Kereta Cepat...
Revolusi Kereta Cepat China: Melaju Secepat Pesawat, Lebih Baik dari Hyperloop Elon Musk
Whoosh, Kereta Cepat...
Whoosh, Kereta Cepat yang Membuat Kunjungan Wisatawan Bertambah
Kereta Hyperloop China...
Kereta Hyperloop China Pecahkan Rekor, Ditarget 2.000 Kpj dan Lebih Cepat dari Pesawat
Intip Spesifikasi Kereta...
Intip Spesifikasi Kereta Cepat Jakarta-Bandung Whoosh, Mampu Melesat 350 Km/jam
Berita Terkini
Tarif Listrik Tidak...
Tarif Listrik Tidak Naik hingga September 2026, Dirut PLN Bicara soal Pasokan
1 jam yang lalu
Cadangan Energi AS Ternyata...
Cadangan Energi AS Ternyata Keropos: Stok Minyak Dikuras Habis, Stok Terendah Sejak 1983!
5 jam yang lalu
Sistem Payment Gateway...
Sistem Payment Gateway Revolusioner untuk UMKM & Startup Dirilis, Jaminan Uptime 99,95%
13 jam yang lalu
Liburan Sekolah Penuh...
Liburan Sekolah Penuh Aktivitas Seru, Edukatif, dan Bermakna Bersama Paramount Gading Serpong
13 jam yang lalu
Perang Iran Picu Guncangan...
Perang Iran Picu Guncangan Pasokan Minyak Terbesar Sepanjang Sejarah, Lampaui Krisis 1979
14 jam yang lalu
Pertamina Jamin Stok...
Pertamina Jamin Stok LPG di Surabaya Aman
14 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved