Tax Amnesty Tak Boleh Gagal, Ini Wejangan Jokowi ke Ditjen Pajak

Kamis, 28 Juli 2016 - 15:17 WIB
Tax Amnesty Tak Boleh...
Tax Amnesty Tak Boleh Gagal, Ini Wejangan Jokowi ke Ditjen Pajak
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan wejangan kepada para pegawai Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak), semata-mata agar program pengampunan pajak atau tax amnesty tidak mengalami kegagalan. Sebelumnya Jokowi juga telah memperingatkan Menteri Keuangan (Menkeu) yang baru Sri Mulyani, bahwa program yang dirintis Bambang Brodjonegoro tidak boleh gagal.

(Baca Juga: Jokowi Peringatkan Sri Mulyani Tax Amnesty Tak Boleh Gagal)

Dalam pertemuan dengan para pejabat Eselon I, Eselon II, dan Eselon III Ditjen Pajak, Jokowi mengaku melihat antusias dari masyarakat dan dunia usaha yang sangat besar terhadap program amnesti pajak ini. Hal ini didapatinya setelah melakukan tiga kali sosialisasi program amenesti pajak di beberapa daerah.

"Waktu di Surabaya misalnya, yang diundang 2000 yang datang 2700, di Medan ditambahi harusnya 2000 jadi 3000. Tapi yang datang 3500," katanya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (28/7/2016).

Menurutnya, kesempatan untuk mengembalikan dana warga negara Indonesia (WNI) yang terparkir di luar negeri telah di depan mata. Oleh karena itu, yang menjadi ujung tombaknya keberhasilan amnesti pajak adalah internal pemerintah sendiri.

"Bisa melayani mereka atau tidak, bisa merangkul mereka atau tidak. Kuncinya disitu," imbuh dia.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menegaskan, seluruh pegawai Ditjen Pajak hingga pelaksana petugas pajak harus pro aktif menjemput bola itu. Petugas tidak bisa lagi hanya diam menunggu datangnya uang-uang tersebut. "Tidak bisa lagi kita diam. Tidak bisa. Jamannya sudah berubah, momentumnya ada," tegasnya.

Jokowi juga mengaku tidak akan bosan mensosialisasikan program tax amnesty ini. Bahkan, dia akan kembali mendatangi Singapura, Jakarta, Makassar, Semarang, dan Bandung untuk melakukan sosialisasi dan merangkul para calon peserta tax amnesty. Dirinya ingin memberikan pesan kepada masyarakat bahwa pemerintah serius dalam program amnesti pajak ini.

"Tapi kita sudah mati-matian, pelaksana di lapangan kalau tidak siap lepas kita. Sekali lagi, pro aktif, jemput bola dan jangan malah menakut-nakuti," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengampunan Pajak Tinggal...
Pengampunan Pajak Tinggal 34 Hari, Pemerintah Kantongi Rp10 Triliun Lebih
Penerimaan Pajak Mulai...
Penerimaan Pajak Mulai Mandek Lagi, Jokowi Minta Disiapkan Jurus Baru
Tinggal 28 Hari! Ikuti...
Tinggal 28 Hari! Ikuti Pengampunan Pajak atau Kena Denda 200 Persen
Ditjen Pajak Ungkap...
Ditjen Pajak Ungkap 59,3 Juta Wajib Pajak Sudah Padankan NIK Menjadi NPWP
Korupsi Ditjen Pajak,...
Korupsi Ditjen Pajak, Menkeu Bebas Tugaskan Pejabat Ditjen Pajak
Tiba di KPK, Kepala...
Tiba di KPK, Kepala Kantor Pajak Madya Jaktim Wahono Saputro Bungkam
Berita Terkini
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
1 jam yang lalu
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
2 jam yang lalu
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
2 jam yang lalu
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
3 jam yang lalu
Ancam Ritel dan Perbankan,...
Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi
3 jam yang lalu
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
3 jam yang lalu
Infografis
Bukan Indonesia, Trump...
Bukan Indonesia, Trump Minta Pindahkan Warga Gaza ke Negara ini
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved