Pemerintah Siapkan Sejumlah Instrumen untuk Dana Repatriasi

Rabu, 03 Agustus 2016 - 05:30 WIB
Pemerintah Siapkan Sejumlah...
Pemerintah Siapkan Sejumlah Instrumen untuk Dana Repatriasi
A A A
JAKARTA - Menko bidang Perekonomian Darmin Nasution mengungkapkan, uang tebusan yang dibayarkan peserta tax amnesty diperkirakan akan masuk ke instrumen jangka pendek, tidak langsung ke instrumen yang jangka panjang. Setelah beberapa bulan ada di instrumen keuangan, baru kemudian mereka akan memilih untuk instrumen investasi jangka panjang.

Jadi, kata Darmin, pemerintah di sini sudah terlebih dahulu menyiapkan instrumen jangka panjang apa yang bisa dimanfaatkan oleh si penaruh dana tersebut, agar nantinya dana itu bisa mengalir dan berputar ke investasi dalam negeri.

"Yang penting kalau dia membayar uang tebusan masuk ke pemerintah, kalau repatriasi kan dana itu yang kemudian memerlukan penempatan, nah penempatan itu kita perkirakan di awalnya. Dana tidak akan langsung masuk ke instrumen yang lebih jauh, pasti jangka pendek dulu. Setelah sebulan, dua bulan, kita enggak tau berapa lama, dia mulai milih instrumen mana yang dimasuki berjangka panjang karena dia perlu menempatkan dana itu paling tidak tiga tahun di dalam dan seterusnya," jelas dia di kantornya, Selasa (2/8/2016).

Darmin melanjutkan, kemungkinan di tahun kedua usai dana tersebut ditempatkan, mereka akan mencari investasi yang cocok. Maka, di sini pemerintah akan tawarkan kegiatan bahkan BUMN menyiapkan sejumlah instrumen, termasuk kesempatan kerja sama dengan BUMN.

"Ini untuk melakukan kegiatan-kegiatan investasi. Begitu juga pemerintah menyiapkan di Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP). Kita menyiapakan proyek-proyek infrastruktur dimana bisa investasi sendiri dan ada beberapa investor bisa juga kerja sama dengan pemerintah," kata Darmin.

Tak hanya itu, mantan Dirjen Pajak dan Gubernur Bank Indonesia ini juga mengungkapkan, pemerintah pusat sudah berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk menyiapkan investasi infrastruktur untuk kawasan tertentu di daerah agar investasi mereka tidak hanya terpusat di kota-kota besar saja.

"Dan bahkan juga menyiapkan bidang-bidang usaha apakah itu di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di kawasaan untuk pariwisata, industri manufaktur. Misalnya Pertamina dia menawarkan kilang, dan lain sebagainya," tutup Darmin.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Boot Penuh Lumpur, Airlangga...
Boot Penuh Lumpur, Airlangga Blusukan ke Sawah Tinjau Smart Farming di Klaten
Rakor Terbatas Kementerian...
Rakor Terbatas Kementerian Koordinator Bidang Pangan
Investor China Siap...
Investor China Siap Kucurkan Investasi USD8 Miliar ke Proyek Kilang di Batam
Zulhas Blak-blakan soal...
Zulhas Blak-blakan soal Bahlil Ditawari Prabowo Jadi Menko Ekonomi
PKM Level 4 Berlanjut,...
PKM Level 4 Berlanjut, Menko Airlangga: Pemerintah Siapkan Insentif Tambahan
Jamin Keamanan Wilayah...
Jamin Keamanan Wilayah Pesisir Laut Arafura, Kemenko Marves Lakukan Ini
Berita Terkini
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
11 menit yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Tipis, Segram Jadi Rp2,71 Juta
46 menit yang lalu
Free Float Sentuh 25,7%,...
Free Float Sentuh 25,7%, Saham TPIA Kian Menarik Investor Global
1 jam yang lalu
Bank Dunia Beri Peringatan...
Bank Dunia Beri Peringatan Keras usai Rupiah Terpuruk ke Rp18.000
1 jam yang lalu
Inovasi Petrokimia Gresik...
Inovasi Petrokimia Gresik Ciptakan Nilai Tambah Rp154 Miliar
1 jam yang lalu
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa...
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa Universitas Trilogi Menjadi Investor Cerdas
3 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved