Disindir Jokowi Soal Serapan APBD, Ahok Berkelit

Kamis, 04 Agustus 2016 - 17:28 WIB
Disindir Jokowi Soal...
Disindir Jokowi Soal Serapan APBD, Ahok Berkelit
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo menyindir Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama yang lamban menyerap Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). Sebanyak Rp13,9 triliun dana APBD Jakarta masih mengendap di bank dan belum dikucurkan untuk perputaran roda perekonomian. Sindiran ini disampaikan Jokowi tatkala membuka Rapat Koordinasi VII Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) 2016.

Mendapat sindiran dari atasannya, Basuki alias Ahok pun berkilah. Menurutnya, pemerintah pusat seharusnya melihat lebih detail mengenai serapan anggaran dari pemerintah daerah. Sebab, klaim Ahok, serapan anggaran DKI jauh lebih besar dari tahun lalu.

"Kita harus lihat itu, (Jokowi) kan cuma ngomong doang, kita mesti lihat serapan anggarannya. Kalau proyek kan enggak mungkin bayar orang langsung. Misalnya, tanggul belum kita bayar, rusun belum, serapan anggaran kami jauh lebih dari tahun lalu," tandas pria asal Belitung Timur itu di Hotel Sahid, Jakarta, Kamis (4/8/2016).

Selain itu, sambung lelaki kelahiran 29 Juni 1966 ini, yang disindir oleh Presiden Jokowi adalah daerah-daerah yang mendapatkan dana alokasi umum (DAU) dari pemerintah pusat. Sementara DKI tidak mendapatkan suntikan DAU dari pemerintah.

"DKI itu enggak punya DAU, itu bedanya. Yang dikritik itu kan yang dapat DAU, di transfer enggak dipakai. Kalau kami, DKI itu enggak dikasih DAU," ujarnya.

Sebelumnya, Jokowi membeberkan 10 provinsi di Indonesia yang selama ini paling banyak menahan dana APBD di bank‎. DKI Jakarta berada di urutan teratas. (Baca: Jokowi Minta Pemda Tidak 'Pelit' Gelontorkan Dana APBD)

Jokowi menyebutkan, dana tersebut seharusnya dikeluarkan agar terjadi perputaran uang di masyarakat. Namun DKI Jakarta justru menyimpan uangnya hampir Rp13,9 triliun di bank.

"‎Saya hanya ingin memberikan angka yang tadi saya sampaikan. Ini 10 terbesar provinsi yang menyimpan dananya di bank. Kita mulai buka-bukaan. Pak Ahok (Gubernur DKI Jakarta) duitnya memang gede tapi nyimpannya juga gede. Masih ada Rp13,9 triliun. Ini harus dikeluarkan," kata Jokowi.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pamer Cara Pengendalian...
Pamer Cara Pengendalian Inflasi, Jokowi: Tak Ada Negara yang Kerja Kayak Kita
Momentum ketika Jokowi...
Momentum ketika Jokowi Bertemu Joko Widodo
Infrastruktur yang Dibangun...
Infrastruktur yang Dibangun Jokowi Dinilai Bawa Optimisme Ekonomi
Jokowi Minta APBN dan...
Jokowi Minta APBN dan APBD Dukung Anggaran Pemilu
Ekonomi DKI Jakarta...
Ekonomi DKI Jakarta Kurang Bertenaga di Akhir 2023, Kemenkeu Beberkan Datanya
Minta Pemda Gunakan...
Minta Pemda Gunakan APBD untuk Persoalan BBM, Jokowi: Tidak Perlu Ragu
Berita Terkini
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
22 menit yang lalu
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
1 jam yang lalu
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
1 jam yang lalu
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
1 jam yang lalu
PLN EPI Tawarkan Kontrak...
PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa
2 jam yang lalu
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
2 jam yang lalu
Infografis
8 Menteri Era Jokowi...
8 Menteri Era Jokowi yang Terjerat Kasus Korupsi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved