Pamer Cara Pengendalian Inflasi, Jokowi: Tak Ada Negara yang Kerja Kayak Kita
Selasa, 11 Oktober 2022 - 10:46 WIB
loading...
Jokowi mengatakan tak ada negara yang mengendalikan inflasi seperti Indonesia. Foto/BiroSetpres
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) mengatakan bahwa tidak ada negara lain yang mengendalikan inflasi seperti yang dilakukan Indonesia. Menurut Jokowi, dalam mengendalikan inflasi, pemerintah tak hanya mengandalkan pada kenaikan suku bunga bank sentral.
Baca juga: Bertemu Mardiono, Jokowi Tanya Kabar PPP
"Tak ada negara yang melakukan seperti kita ini, inflasi biasanya dikendalikan dengan menaikkan suku bunga. Bank sentralnya pasti menaikkan suku bunga untuk ngerem inflasi. Tapi kita tidak hanya menaikkan suku bunga yang menjadi kewenangan Bank Indonesia, dalam praktik riil kita juga langsung masuk ke sumbernya, yaitu apa kenaikan barang dan jasa," kata Jokowi dalam sambutannya pada acara Investor Daily Summit 2022, Selasa (11/10/2022).
Sebagai tindak lanjut, Jokowi pun telah mengumpulkan kepala daerah, mulai dari gubernur hingga bupati. Dalam pertemuan itu dijelaskan cara mengendalikan inflasi sesuai fungsinya masing-masing.
"Kita berikan kewenangan daerah untuk menggunakan dana transfer umum 2% dan juga belanja tidak terduga bisa digunakan untuk mengatasi inflasi," kata Jokowi.
Baca juga: Bertemu Mardiono, Jokowi Tanya Kabar PPP
"Tak ada negara yang melakukan seperti kita ini, inflasi biasanya dikendalikan dengan menaikkan suku bunga. Bank sentralnya pasti menaikkan suku bunga untuk ngerem inflasi. Tapi kita tidak hanya menaikkan suku bunga yang menjadi kewenangan Bank Indonesia, dalam praktik riil kita juga langsung masuk ke sumbernya, yaitu apa kenaikan barang dan jasa," kata Jokowi dalam sambutannya pada acara Investor Daily Summit 2022, Selasa (11/10/2022).
Sebagai tindak lanjut, Jokowi pun telah mengumpulkan kepala daerah, mulai dari gubernur hingga bupati. Dalam pertemuan itu dijelaskan cara mengendalikan inflasi sesuai fungsinya masing-masing.
"Kita berikan kewenangan daerah untuk menggunakan dana transfer umum 2% dan juga belanja tidak terduga bisa digunakan untuk mengatasi inflasi," kata Jokowi.
Lihat Juga :