BPS: Masih Ada Potensi Penguatan Ekonomi hingga Akhir Tahun
Jum'at, 05 Agustus 2016 - 17:41 WIB
BPS: Masih Ada Potensi Penguatan Ekonomi hingga Akhir Tahun
A
A
A
JAKARTA - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suryamin mengatakan potensi penguatan ekonomi diperkirakan masih ada hingga akhir tahun ini. Seperti diketahui, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II berhasil menembus angka 5,18%.
Padahal, banyak yang memprediksi pertumbuhannya tidak lebih dari 5% untuk triwulan II ini lantaran kondisi ekonomi global belum terlalu pulih dan berdampak pada perekonomian Indonesia.
"Potensi meningkat memang masih ada sampai akhir tahun," ujarnya di Gedung BPS, Jumat (5/8/2016).
Suryamin menjelaskan, untuk sektor kontruksi masih bisa mendorong pertumbuhan ekonomi. Hal ini lantaran untuk pembangunan infrastruktur akan terus berjalan hingga akhir tahun.
"Di sektor pertanian kami menduga akan ada potensi juga karena sekarang menurut BMKG tidak ada kemarau bisa dimanfaatkan petani palawija, sehingga kuartal III dan IV tidak ada penurunan," tambahnya.
Di sisi lain, sektor manufaktur juga berpotensi meningkat. Sebab, saat ini 12 paket kebijakan sedang dievaluasi agar bisa diimplementasikan dengan baik. Apalagi dalam paket tersebut ada banyak yang mengatur soal manufaktur.
"Supaya implementasinya sampai ke daerah juga lebih baik, kemudahan perizinan meski belum maksimum, masih ada kesulitan yang tadinya ditargetkan berapa hari jadi 2 minggu. Akan ada dampaknya terus terutama untuk sektor mikro kecil," pungkas Suryamin.
Padahal, banyak yang memprediksi pertumbuhannya tidak lebih dari 5% untuk triwulan II ini lantaran kondisi ekonomi global belum terlalu pulih dan berdampak pada perekonomian Indonesia.
"Potensi meningkat memang masih ada sampai akhir tahun," ujarnya di Gedung BPS, Jumat (5/8/2016).
Suryamin menjelaskan, untuk sektor kontruksi masih bisa mendorong pertumbuhan ekonomi. Hal ini lantaran untuk pembangunan infrastruktur akan terus berjalan hingga akhir tahun.
"Di sektor pertanian kami menduga akan ada potensi juga karena sekarang menurut BMKG tidak ada kemarau bisa dimanfaatkan petani palawija, sehingga kuartal III dan IV tidak ada penurunan," tambahnya.
Di sisi lain, sektor manufaktur juga berpotensi meningkat. Sebab, saat ini 12 paket kebijakan sedang dievaluasi agar bisa diimplementasikan dengan baik. Apalagi dalam paket tersebut ada banyak yang mengatur soal manufaktur.
"Supaya implementasinya sampai ke daerah juga lebih baik, kemudahan perizinan meski belum maksimum, masih ada kesulitan yang tadinya ditargetkan berapa hari jadi 2 minggu. Akan ada dampaknya terus terutama untuk sektor mikro kecil," pungkas Suryamin.
(dmd)
Lihat Juga :