BSM Tandatangani Pembiayaan Line Facility Rp1 Triliun

Senin, 08 Agustus 2016 - 01:24 WIB
BSM Tandatangani Pembiayaan...
BSM Tandatangani Pembiayaan Line Facility Rp1 Triliun
A A A
JAKARTA - Bank Syariah Mandiri (BSM) menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) mengenai Kerjasama Penggunaan Jasa dan Produk Perbankan berdasarkan prinsip syariah termasuk di dalamnya pembiayaan line facility senilai Rp1 triliun.

Penandatanganan tersebut mencakup kerja sama layanan cash management berupa solusi pengelolaan likuiditas (liquidity solution), solusi penerimaan/tagihan (receivable solution), solusi pembayaran/pengeluaran (payable solution).

Selain itu, pemanfaatan produk dana seperti tabungan mudharabah institusi, giro wadiah institusi dan deposito, pemanfaatan produk pembiayan, sampai pembukaan loket Payment Point Online Bank (PPOB).

Direktur Utama Bank Syariah Mandiri (BSM) Agus Sudiarto mengatakan, kerja sama ini dapat memperkuat kerja sama BSM dan Muhammadiyah yang sudah ada sebelumnya. "Kami telah lama bermitra dengan PP Muhammadiyah dan kini diperkuat lagi dengan perjanjian line facility serta layanan lainnya," katanya di Jakarta, Minggu (7/8/2016).

Menurut Agus, PP Muhammadiyah memiliki puluhan ribu unit Amal Usaha Muhammadiyah yang bisa diklasifikasi dalam lima golongan besar yakni pendidikan, kesehatan, sosial, dakwah dan ekonomi. Setiap amal usaha Muhammadiyah memiliki pengelolaan keuangan tersendiri.

Dia juga menilai, potensi bisnis dari AUM Muhammadiyah cukup besar. "Alhamdulillah mereka mempercayakan pengelolaan keuangannya kepada bank syariah," ujarnya.

Hingga Juni 2016 setidaknya sudah ada sekitar 50 AUM yang bekerja sama dengan BSM. Untuk tahap awal ini BSM membidik kerja sama di bidang pendidikan tingkat SMP, SMA dan Pendidikan Tinggi sederajat dan Jasa Kesehatan yang berada di Jawa Tengah, Bengkulu, Palangkaraya, Pontianak, Maluku dan wilayah-wilayah lain di Indonesia.

"Sebagai bank syariah terbesar di Indonesia, kami mempunyai concern yang sama yaitu ingin memberdayakan perekonomian bangsa Indonesia, teruama melalui pengelolaan keuangan yang syariah dan berkah," papar dia.

Sebagai bank syariah dengan asset terbesar yaitu Rp72,02 triliun per Juni 2016, BSM siap dan confident mensupport dan mengembangkan Amal Usaha Muhammadiyah.

Adapun Dana Pihak Ketiga BSM mencapai Rp63,79 triliun atau naik 7,82% dibanding posisi Juni 2015 yang sebesar Rp59,16. Adapun komposisi dana murah per posisi Juni 2016 sebesar 49,58%.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pemerintah Target Bank...
Pemerintah Target Bank Syariah Indonesia Tbk Masuk Top 10 Dunia
Mandiri Syariah Punya...
Mandiri Syariah Punya Tabungan Bisnis untuk Pengusaha, Mau Tau Benefitnya
Tiga Bank Syariah Milik...
Tiga Bank Syariah Milik Pemerintah Satukan Kekuatan
Merger Bank Syariah...
Merger Bank Syariah Bakal Dongkrak Bisnis Industri Halal
Catat! Merger 3 Bank...
Catat! Merger 3 Bank Syariah Sah per 1 Februari 2021
Mandiri Syariah Kucurkan...
Mandiri Syariah Kucurkan Pembiayaan Sindikasi Rp1,2 Triliun untuk PLN
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
42 menit yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
1 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
1 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
2 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
2 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
3 jam yang lalu
Infografis
APBN Pernah Jebol Nyaris...
APBN Pernah Jebol Nyaris Rp1.000 Triliun, Ini 6 Defisit Terbesar Sepanjang Sejarah Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved