BI Ramal Ekonomi RI Kuartal III/2016 Tumbuh 5,2%
Senin, 08 Agustus 2016 - 12:09 WIB
BI Ramal Ekonomi RI Kuartal III/2016 Tumbuh 5,2%
A
A
A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) meramal pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III/2016 akan tumbuh 5,2% atau lebih baik dibanding kuartal II/2016 yang mencapai 5,18%.
Pada kuartal II/2016, pertumbuhan ekonomi Indonesia sudah menunjukkan perbaikan yang cukup optimal. Pada periode ini, ekonomi Indonesia yang tumbuh 5,18%, di atas perkiraan BI yang sebesar 4,94%.
"Kita prediksi di kuartal III nanti pertumbuhan ekonomi akan ada di kisaran 5,2% dan nanti sepanjang tahun di kisaran 5,1%," kata Gubernur BI Agus Martowardojo di Gedung BI, Jakarta, Senin (8/8/2016).
Pihaknya menyambut baik realisasi pertumbuhan ekonomi pada periode ini. Salah satu penopang membaiknya pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II/2016 yaitu adanya pergeseran panen raya yang seharusnya sudah mencapai puncak pada kuartal I/2016.
"Panen pangan membuat ekonomi di kuartal II jauh lebih baik, ke depan kita harus terus mengupayakan agar betul-betul konsumsi pemerintah dan konsumsi rumah tangga dapat terus berkembang," tandasnya.
Diberitakan sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi triwulan II/2016 sebesar 5,18%. Angka ini meningkat dibanding triwulan I/2016 yang sebesar 4,91%.
Sementara, untuk triwulan II/2015 sebesar 4,66%, sehingga jika dijumlah secara kumulatif di semester I 2016 yakni 5,04%. Kepala BPS Suryamin mengemukakan banyak peristiwa yang menyebabkan pertumbuhan ekonomi Indonesia lebih tinggi dari periode sebelumnya.
"Pertama, harga komoditas nonmigas di pasar internasional secara umum sudah mengalami peningkatan. Kemudian harga rata-rata minyak mentah Indonesia naik dari USD30,20 per barel di triwulan I menjadi USD42,13 per barel di triwulan II/2016. Naik 39,49% secara qtoq," kata Suryamin di kantornya, Jakarta, Jumat (5/8/2016).
Baca Juga:
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Triwulan II 2016 Capai 5,18%
Pertumbuhan Ekonomi RI Kuartal II di Luar Ekspektasi BI
Pada kuartal II/2016, pertumbuhan ekonomi Indonesia sudah menunjukkan perbaikan yang cukup optimal. Pada periode ini, ekonomi Indonesia yang tumbuh 5,18%, di atas perkiraan BI yang sebesar 4,94%.
"Kita prediksi di kuartal III nanti pertumbuhan ekonomi akan ada di kisaran 5,2% dan nanti sepanjang tahun di kisaran 5,1%," kata Gubernur BI Agus Martowardojo di Gedung BI, Jakarta, Senin (8/8/2016).
Pihaknya menyambut baik realisasi pertumbuhan ekonomi pada periode ini. Salah satu penopang membaiknya pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II/2016 yaitu adanya pergeseran panen raya yang seharusnya sudah mencapai puncak pada kuartal I/2016.
"Panen pangan membuat ekonomi di kuartal II jauh lebih baik, ke depan kita harus terus mengupayakan agar betul-betul konsumsi pemerintah dan konsumsi rumah tangga dapat terus berkembang," tandasnya.
Diberitakan sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi triwulan II/2016 sebesar 5,18%. Angka ini meningkat dibanding triwulan I/2016 yang sebesar 4,91%.
Sementara, untuk triwulan II/2015 sebesar 4,66%, sehingga jika dijumlah secara kumulatif di semester I 2016 yakni 5,04%. Kepala BPS Suryamin mengemukakan banyak peristiwa yang menyebabkan pertumbuhan ekonomi Indonesia lebih tinggi dari periode sebelumnya.
"Pertama, harga komoditas nonmigas di pasar internasional secara umum sudah mengalami peningkatan. Kemudian harga rata-rata minyak mentah Indonesia naik dari USD30,20 per barel di triwulan I menjadi USD42,13 per barel di triwulan II/2016. Naik 39,49% secara qtoq," kata Suryamin di kantornya, Jakarta, Jumat (5/8/2016).
Baca Juga:
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Triwulan II 2016 Capai 5,18%
Pertumbuhan Ekonomi RI Kuartal II di Luar Ekspektasi BI
(izz)
Lihat Juga :