IHSG dan Bursa Asia Berakhir Kompak Menguat
Senin, 08 Agustus 2016 - 16:26 WIB
IHSG dan Bursa Asia Berakhir Kompak Menguat
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan Senin (8/8/2016) berakhir menguat 38,73 poin atau 0,71% ke level 5.458,98.
Sebelumnya, pagi tadi indeks dibuka naik 14,96 poin atau 0,28% ke level 5.435,21. IHSG sepanjang perdagangan hari ini bergerak di kisaran 5.427,27-5.458,98.
Penguatan indeks dipengaruhi oleh rilis BPS pada Jumat kemarin, yang melansir data pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II mencapai 5,18%. Angka ini lebih baik dari kuartal sebelumnya 4,91%. Sehingga menyebabkan optimisme pasar.
IHSG juga menguat bersama dengan pasar Asia, yang mengabaikan data perdagangan China pada bulan Juli yang melemah.Kenaikan pasar Asia dipimpin oleh saham Jepang. Melansir CNBC, Senin (8/8/2016), indeks Nikkei 225 berakhir naik 396,12 poin atau 2,44% ke posisi 16.650,57, sementara indeks Topix bertambah 25,63 poin atau 2% ke 1.305,53. Penguatan saham Jepang terdorong dari yen yang relatif lemah dan rilis data pekerja AS yang di luar ekspektasi.
Melintasi selat Korea, indeks Korea Selatan Kospi berakhir menguat 13,18 poin atau 0,65% pada 2.031,12. Sementara indeks Hang Seng Hong Kong naik 1,39% dalam penutupan perdagangan Senin ini.
Menariknya, meski data perdagangan China pada bulan Juli yang lunglai hal ini tidak memengaruhi pasar China. Indeks Shanghai berakhir naik 28,02 poin atau 0,94% ke level 3.004,71 dan komposit Shenzen bertambah 20,65 poin atau 1,06% ke posisi 1.962,26.
Para ekonom mengatakan data perdagangan ekspor-impor China tidak berpengaruh besar terhadap pasar Asia. “Dari dulu perdagangan China tidak bergantung pada permintaan eksternal sehingga ini tidak berpengaruh terhadap pasar Asia. Dan kami pikir pertumbuhan kredit yang lebih kuat akan memberikan dukungan lebih lanjut bagi permintaan domestik di China selama sisa tahun ini,” ujar Julian Evans-Pritchard, ekonom China Capital Economics, seperti dilansir CNBC.
Sebelumnya, pagi tadi indeks dibuka naik 14,96 poin atau 0,28% ke level 5.435,21. IHSG sepanjang perdagangan hari ini bergerak di kisaran 5.427,27-5.458,98.
Penguatan indeks dipengaruhi oleh rilis BPS pada Jumat kemarin, yang melansir data pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II mencapai 5,18%. Angka ini lebih baik dari kuartal sebelumnya 4,91%. Sehingga menyebabkan optimisme pasar.
IHSG juga menguat bersama dengan pasar Asia, yang mengabaikan data perdagangan China pada bulan Juli yang melemah.Kenaikan pasar Asia dipimpin oleh saham Jepang. Melansir CNBC, Senin (8/8/2016), indeks Nikkei 225 berakhir naik 396,12 poin atau 2,44% ke posisi 16.650,57, sementara indeks Topix bertambah 25,63 poin atau 2% ke 1.305,53. Penguatan saham Jepang terdorong dari yen yang relatif lemah dan rilis data pekerja AS yang di luar ekspektasi.
Melintasi selat Korea, indeks Korea Selatan Kospi berakhir menguat 13,18 poin atau 0,65% pada 2.031,12. Sementara indeks Hang Seng Hong Kong naik 1,39% dalam penutupan perdagangan Senin ini.
Menariknya, meski data perdagangan China pada bulan Juli yang lunglai hal ini tidak memengaruhi pasar China. Indeks Shanghai berakhir naik 28,02 poin atau 0,94% ke level 3.004,71 dan komposit Shenzen bertambah 20,65 poin atau 1,06% ke posisi 1.962,26.
Para ekonom mengatakan data perdagangan ekspor-impor China tidak berpengaruh besar terhadap pasar Asia. “Dari dulu perdagangan China tidak bergantung pada permintaan eksternal sehingga ini tidak berpengaruh terhadap pasar Asia. Dan kami pikir pertumbuhan kredit yang lebih kuat akan memberikan dukungan lebih lanjut bagi permintaan domestik di China selama sisa tahun ini,” ujar Julian Evans-Pritchard, ekonom China Capital Economics, seperti dilansir CNBC.
(ven)
Lihat Juga :