Penerimaan Negara Jalan di Tempat Tanpa Tax Amnesty

Kamis, 11 Agustus 2016 - 18:36 WIB
Penerimaan Negara Jalan...
Penerimaan Negara Jalan di Tempat Tanpa Tax Amnesty
A A A
JAKARTA - Pengamat perpajakan Darussalam menilai, penerimaan negara bisa berjalan di tempat alias stagnan jika program pengampunan pajak (tax amnesty) tidak dijalankan. Pemerintah dinilai telah mengambil langkah tepat dengan mengimplementasikan tax amnesty.

Dia mengungkapkan, tax amnesty merupakan terobosan sistem perpajakan di Indonesia. Sebab, jika hanya mengandalkan sistem yang sudah ada maka penerimaan pajak hanya akan berasal dari orang yang sama tanpa menggali potensi pajak di tempat lain.‎

"‎Kebijakan tax amnesty merupakan kebijakan sifatnya terobosan. Kenapa? Kalau sistem dan kebijakan pajak andalkan sistem adminstrasi sekarang maupun yang ada, penerimaan negara akan stagnan. Perlu terobosan bagaimana membawa yang selama ini tidak patuh menjadi patuh," katanya di Jakarta, Kamis (11/8/2016).

Menurutnya, tax amnesty memang perlu dilakukan di negara yang tingkat kepatuhan pajaknya masih rendah seperti Indonesia. Dalam empat tahun terakhir, wajib pajak yang mangkir mencapai 48%.

"‎Jadi, satu kebijakan pajak dapat dibenarkan dilakukan ketika negara tersebut tingkat kepatuhan rendah. Indonesia tingkat kepatuhan rendah," tutur Darussalam.

Sebelumnya, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan, penerimaan pajak tahun ini tak akan mencapai target APBNP 2016, yang dipatok Rp1.539 triliun. Dia memperkirakan, realisasi penerimaan pajak bakal meleset sebesar Rp219 triliun.

Sri Mulyani menerangkan ada tekanan berat terhadap target penerimaan pajak tahun ini yang disebabkan basis perhitungan target penerimaan pajak tahun ini menggunakan angka ekonomi cukup tinggi. Di mana jumlahnya melampaui target penerimaan dua tahun sebelumnya.

Pada 2014, realisasi penerimaan pajak adalah Rp100 triliun di bawah target yang ditetapkan. Sementara tahun kemarin, realisasi penerimaan meleset Rp248,9 triliun dari target yang ditetapkan.

"Tahun ini berdasarkan kemungkinan penerimaan negara dari sisi pajak diperkirakan akan kurang sekitar Rp219 triliun (dari target)," ujarnya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pekan lalu.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dongkrak Penerimaan...
Dongkrak Penerimaan Pajak, Sri Mulyani Diminta 'Eksplorasi' Data Pengampunan Pajak 2016
Target Penerimaan Pajak...
Target Penerimaan Pajak 2026 Tembus Rp2.692 Triliun, Ekonom: Bisa Jadi Pedang Bermata Dua
Penerimaan Pajak Seret...
Penerimaan Pajak Seret hingga Oktober, Realisasi Baru 70,2% dari Target 2025
Pengampunan Pajak Jilid...
Pengampunan Pajak Jilid II Dikritisi, Pengamat: Blunder ke Penerimaan Negara
DJP Targetkan Tarik...
DJP Targetkan Tarik Rp20 Triliun dari 200 Pengemplang Pajak hingga Akhir 2025
Kejar Penerimaan Pajak...
Kejar Penerimaan Pajak di 2026, Pemerintah Fokus Tertibkan Shadow Economy
Berita Terkini
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
19 menit yang lalu
Tak Ada Pergantian Menkeu,...
Tak Ada Pergantian Menkeu, Sentimen Pasar Berbalik Positif
48 menit yang lalu
Bea Cukai Gagalkan 8,9...
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal, Selamatkan Rp8,6 Miliar
1 jam yang lalu
Kinerja Tumbuh 21,17%,...
Kinerja Tumbuh 21,17%, Patra Logistik Catat Pendapatan Rp3,25 Triliun di 2025
1 jam yang lalu
Setelah Chatib Basri,...
Setelah Chatib Basri, Menkes Merapat ke Istana Temui Prabowo
1 jam yang lalu
Menko Yusril Beberkan...
Menko Yusril Beberkan Delapan Arahan Pelayanan Publik yang Bersih
2 jam yang lalu
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved