Wall Street Ditutup Tembus Rekor Tertinggi sejak 1999

Jum'at, 12 Agustus 2016 - 07:59 WIB
Wall Street Ditutup...
Wall Street Ditutup Tembus Rekor Tertinggi sejak 1999
A A A
NEW YORK - Wall Street pada perdagangan kemarin ditutup menguat dengan ketiga Indeks utama mencapai rekor tertinggi untuk pertama kalinya sejak 1999 akibat terjadi lonjakan harga minyak dan pendapatan kuat dsri department store Macy serta adanya dukungan sentimen investor Kohl.

Seperti dikutip dari Reuters, Jumat (12/8/2016), Indrks Dow Jones industrial average naik 0,64% ke level 18.613,52, Indeks S&P 500 naik 0,47% ke level 2.185,79, dan Indeks Nasdaq Composite bertambah 0,46% menjadi 5.228,40.

Ini adalah pertama kalinya sejak 31 Desember 1999 bahwa S&P 500, Dow Jones Industrial Average dan Nasdaq ditutup pada rekor tertinggi pada hari yang sama, menurut Bespoke Investment Group.

Minyak mentah melonjak sebanyak 5% akibat komentar dari menteri minyak Saudi tentang kemungkinan tindakan untuk menstabilkan harga dan Badan Energi Internasional memperkirakan bahwa pasar minyak mentah akan menyeimbangkan dalam beberapa bulan ke depan.

Sektor energi pada Indeks S&P naik 1,3% sehingga pemenang teratas di antara 10 sektor utama, dipimpin oleh kenaikan saham Chevron sebesar 1,26%. Saham Macy (M.N) juga melonjak 17,09% menandai hari terbaik untuk operator department store di hampir delapan tahun setelah melaporkan penurunan lebih kecil dari perkiraan penjualan yang sebanding-toko triwulanan dan mengatakan akan menutup 100 toko.

Saham (KSS.N) Kohl naik 16,17% setelah laba kuartalan mengalahkan perkiraan. Saham J.C. Penney (JCP.N), yang melaporkan keuangan pada Jumat, melonjak 8,63%.

Sebuah reli pasar saham sejak akhir Juni telah mendorong indeks S&P 500 naik 7,0% pada 2016, dibantu oleh laba kuartalan lebih baik dari perkiraan dan tingkat suku bunga yang rendah, tetapi beberapa investor khawatir tentang valuasi tinggi.

Mengalahkan rekor tinggi sebelumnya pada Jumat lalu, di mana Indeks S&P 500 dengan harga sekitar 17 kali perkiraan pendapatan, dibanding dengan rata-rata 10 tahun dari 14 laba kali diharapkan, menurut data Thomson Reuters.

"Aku sedikit terkejut melihat kami mencapai rekor tertinggi lagi. Kami cukup keluar dan kami harus bergerak ke samping untuk sementara waktu," kata Randy Frederick, direktur perdagangan dan derivatif untuk Charles Schwab di Austin.

Kuatnya data ekonomi AS juga membantu, dengan laporan yang menunjukkan jumlah orang Amerika yang mengajukan tunjangan pengangguran turun menjadi 266.000 dari pekan sebelumnya sebanya 269.000 orang.

Sementara Dow Jones dan S&P 500 telah mencapai rekor tertinggi dalam beberapa tahun terakhir, Nasdaq selama 15 tahun tanpa memukul tertinggi baru sebelum 2015. Nasdaq melampaui rekor tertinggi 2015 pada penutupan Jumat lalu.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Bangkit...
Wall Street Bangkit Ditopang Dua Raksasa Teknologi
Ditopang Saham-saham...
Ditopang Saham-saham Bank, Wall Street Dibuka Naik
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Berita Terkini
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
2 jam yang lalu
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
4 jam yang lalu
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
5 jam yang lalu
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
7 jam yang lalu
Dorong Kesejahteraan...
Dorong Kesejahteraan Petani, Inovasi Fungisida Syngenta Hadir di Jember
7 jam yang lalu
Lewat Platform Digital...
Lewat Platform Digital Elevate, SIG Perkuat Pengelolaan SDM dan Budaya Inovasi
8 jam yang lalu
Infografis
11 Bandara Papua Ditutup...
11 Bandara Papua Ditutup Sementara Imbas Penembakan Pesawat Smart Air
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved