Menko Darmin Minta Tak Ada Anggaran Duplikasi K/L dan DAK

Jum'at, 12 Agustus 2016 - 18:29 WIB
Menko Darmin Minta Tak...
Menko Darmin Minta Tak Ada Anggaran Duplikasi K/L dan DAK
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, pemerintah berusaha agar pemotongan anggaran ke depan sudah ditentukan berdasarkan pos masing-masing dan jangan ada lagi anggaran duplikasi antara pusat dan daerah.

Darmin menjelaskan, sebetulnya sudah ada hitungan anggaran mana saja yang terduplikat. Namun, dia masih enggan menjelaskan pos-posnya. "Contohnya seperti apa saja penghematan itu, misalnya kalau ada duplikasi anggaran antara K/L dengan Dana Alokasi Khusus (DAK) itu pasti dihilangkan salah satu dan itu ternyata ada. Ada anggarannya, tapi saya belum mau sebutkan," kata dia di kantornya, Jumat (12/8/2016).

Darmin mengamati, selama ini ada anggaran yang sebelumnya berada di K/L tapi diusulkan agar dilaksanakan atau masuk ke daerah. Namun, pada akhirnya tetap minta ke pemerintah pusat.

"Ya kalau begitu jangan. Kemudian, kegiatan yang belum dikontrak itu juga banyak. Komposisi pendanaan proyek multiyear, jadi kalau tadinya dua tahun mungkin bisa enggak tiga tahun," imbuhnya.

Dia memastikan pemotongannya harus mencapai Rp165 triliun dan akan diselesaikan dalam dua hari ke depan untuk kemudian diumumkan ke pos-pos K/L yang terkena pemotongan.

"Pokoknya ini harus Rp65 triliun semuanya. Kita akan selesaikan dua hari ini detail, jadi efisiensi lelang misalnya dua kementerian saja, kita apresiasi. Misalnya PUPR efisiensi lelang itu di atas Rp2 triliun, kesehatan Rp1 triliun, itu saja sudah Rp3 triliun, kemudian perjalanan dinas sekurang-kurangnya Rp6,5 triliun akan hilang, tapi itu tersebar di semua K/L dan belanja operasional sekurang-kurangnya Rp8 triliun," pungkas Darmin.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jokowi Minta Para Menteri...
Jokowi Minta Para Menteri Tiru Kementerian PUPR, Belanja Anggaran di Awal Tahun
Demi Pemulihan Ekonomi,...
Demi Pemulihan Ekonomi, KKP Realokasi Anggaran Rp483 Miliar
Komisi IV DPR Dukung...
Komisi IV DPR Dukung Penambahan Pagu Anggaran KKP Rp3,45 Triliun
Tahap II, Kemenag Salurkan...
Tahap II, Kemenag Salurkan 4,6 Juta Bantuan Paket Data untuk Siswa Madrasah
Rincian Pemangkasan...
Rincian Pemangkasan Anggaran Kementerian/Lembaga
Bappenas Pangkas 344...
Bappenas Pangkas 344 Pos Anggaran Kementerian dan Lembaga
Berita Terkini
Dirut PTPN I Beberkan...
Dirut PTPN I Beberkan Lima Pilar Industri Perkebunan
20 menit yang lalu
rToken Bitget Catat...
rToken Bitget Catat AUM USD114 Juta, rSPCX Pimpin Minat Investor
24 menit yang lalu
Elnusa Petrofin Akselerasi...
Elnusa Petrofin Akselerasi Transformasi Digital Jasa Logistik Energi
1 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Kawal B50, Pakar Ekonomi: Solusi Cerdas Tekan Impor Minyak
2 jam yang lalu
HUT ke-54, Petrokimia...
HUT ke-54, Petrokimia Gresik Fokus Transformasi dan Keberlanjutan
3 jam yang lalu
Pemerintah Bakal Bangun...
Pemerintah Bakal Bangun Pusat Finansial di Bali, PP Ditargetkan Rampung Agustus
3 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved