#BarterRezeki Amar Bank Dukung Pertumbuhan Inklusi Keuangan

Sabtu, 13 Agustus 2016 - 10:55 WIB
#BarterRezeki Amar Bank...
#BarterRezeki Amar Bank Dukung Pertumbuhan Inklusi Keuangan
A A A
JAKARTA - PT Bank Amar Indonesia (Amar Bank) melalui produk Financial Technology (FinTech) Tunaiku menggagas inovasi pada semester II 2016 ini lewat gerakan sosial #BarterRezeki. Tujuannya, untuk mendukung pertumbuhan inklusi keuangan di Indonesia.

Direktur Amar Bank Vishal Tulsian mengatakan, ada tiga hal yang diharapkan dari gerakan sosial ini. Pertama, mendekatkan individu yang memiliki masalah keuangan guna memperoleh dana pinjaman supaya terjamin keamanannya dari rentenir.

Kemudian, kata dia, gerakan ini juga membantu setiap individu yang memiliki fasilitas kredit untuk secara sadar dan tertib dalam melakukan pembayaran. "Selanjutnya, sesuai dengan namanya, bagi individu yang telah membantu orang lain dalam berupaya mendapatkan pinjaman melalui akses www.tunaiku.com juga akan mendapatkan rezeki," ujarnya melalui keterangan tertulis yang diterima Sindonews di Jakarta, Sabtu (13/8/2016).

Menurutnya, #BarterRezki mudah dilakukan karena sekitar 50% dari populasi di negara ini sudah terbiasa dengan koneksi internet. Sehingga, tidak menyulitkan bagi mereka yang bertransaksi keuangan melalui perangkat elektronik.

"Langkah ini sekaligus turut menopang target penyaluran kredit Tunaiku sebesar Rp 200 miliar pada akhir tahun 2016,” kata Vishal.

Dia menjelaskan, agar dapat menjadi bagian dari gerakan ini hanya memerlukan tiga tahapan. Pertama, harus membuat kode referral terlebih dahulu, Tunaiku memberikan kebebasan dalam mengkreasikan kode tersebut.

Kedua, lanjut Vishal, setelah mendapatkan verifikasi oleh Tunaiku melalui SMS maka Anda dapat mulai menyebarkannya ke setiap kawan, kerabat, maupun keluarga melalui SMS, e-mail, chat, BBM, Twitter, atau Facebook. "Lalu yang ketiga, setiap individu yang memasukkan kode referral Anda saat mengajukan pinjaman di Tunaiku maka Anda mendapatkan kredit sebesar Rp35 ribu," pungkasnya.

Sekedar informasi, berdasarkan rilis data Global Financial Inclusion Index 2014 yang dikeluarkan oleh Bank Dunia, persentase inklusi keuangan di Indonesia masih berada di angka 36%. Jumlah ini tergolong lebih rendah dibandingkan dengan negara-negara berkembang lainnya, misalnya Thailand (78%), Malaysia (81%), India (53%), Nigeria (44%), Tanzania (40%), dan Kenya (75%).
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bank Amar Indonesia...
Bank Amar Indonesia Tbk. Luncurkan Fitur Tabungan Brankas di Aplikasi Amar Bank
Mengintip Kinerja AMAR,...
Mengintip Kinerja AMAR, Begini Rekomendasi Riset NHKSI
Ubah Rugi Jadi Untung,...
Ubah Rugi Jadi Untung, Amar Bank Kantongi Laba Rp85,04 Miliar
Amar Bank Bukukan Laba...
Amar Bank Bukukan Laba Bersih Rp71,12 Miliar pada Kuartal I 2026
Pembuktian Amar Bank...
Pembuktian Amar Bank Sebagai Bank Digital Paling Inovatif
Laba Bersih AMAR Diproyeksikan...
Laba Bersih AMAR Diproyeksikan Lampaui Tiga Digit pada Tahun 2023
Berita Terkini
TBS Foundation Dukung...
TBS Foundation Dukung Penanganan Kesehatan Warga Terdampak Kebakaran TPA Jatiwaringin
1 jam yang lalu
Ruang Kenaikan IHSG...
Ruang Kenaikan IHSG Diprediksi Terbatas Pekan Depan ke Level 5.900, Ini Sebabnya
2 jam yang lalu
Kemenkeu Bidik Raup...
Kemenkeu Bidik Raup Rp32 Triliun lewat Lelang Surat Utang Negara
3 jam yang lalu
Lanjutkan Tren Swasembada...
Lanjutkan Tren Swasembada Pangan RI, Mentan: Sudah 8 Komoditas, Tinggal Tiga Belum
3 jam yang lalu
Sektor Industri Bermasalah,...
Sektor Industri Bermasalah, RI Rawan Disalip Vietnam Jadi Negara Berpenghasilan Tinggi
5 jam yang lalu
Pakar Ungkap Kalkulasi...
Pakar Ungkap Kalkulasi Soal Alasan Harga Pertamax Belum Turun
7 jam yang lalu
Infografis
Anggoro Eko Cahyo, Dirut...
Anggoro Eko Cahyo, Dirut Baru Bank Syariah Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved