BPS Beberkan Penyebab Neraca Perdagangan RI Turun

Senin, 15 Agustus 2016 - 13:28 WIB
BPS Beberkan Penyebab...
BPS Beberkan Penyebab Neraca Perdagangan RI Turun
A A A
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) menyadari bahwa menurunnya nilai ekspor dan impor pada Juli tahun ini bukan tanpa ada alasan. Setidaknya ada beberapa faktor yang memengaruhi ekspr dan impor melempem, sehingga menyebabkan neraca perdagangan menurun, meski masih surplus.

(Baca: Ekspor-Impor Turun, Neraca Perdagangan RI Juli Surplus USD598 M)

"Kami menduga ada dua hal yang memengaruhi. Pertama karena pada awal Juli 2016 kita ada hari besar Lebaran, sehingga banyak pabrik perusahaan besar yang tutup lantaran libur, karyawannya pada mudik semua," kata Kepala BPS Suryamin di Kantornya, Jakarta, Senin (15/8/2016).

Suryamin mengatakan, total efektif hari kerja karyawan pada bulan tersebut ditaksir BPS hanya 16 hari kerja. Sisanya merupakan cuti bersama atau cuti yang diambil karyawan secara pribadi.

"Kalau mereka ambil cuti baik pribadi maupun bersama otomatis kegiatan produksi barang juga terhenti. Jadi kalau ada permintaan-permintaan barang atau mau impor juga kegiatannya terhenti untuk sementara," imbuh dia.

Kedua, dampak dari belum pulihnya perekonomian global yang juga turut memengaruhi nilai ekspor impor Indonesia terutama untuk beberapa negara mitra dagang dalam negeri.

"Ya kita tidak bisa pungkiri memang perekonomian global belum pulih. Jadi dampaknya pasti ke permintaan dan kegiatan dagang negara-negara mitra kita," pungkas dia.

Seperti diketahui, neraca perdagangan Indonesia pada Juli 2016 surplus USD598,3 juta dengan total ekspor Rp9,51 miliar dan impor USD8,92 miliar. Secara month to month baik ekspor maupun impor terjadi penurunan, dimana ekspor secara bulanan menurun 26,67% dibanding bulan sebelumya dan impor secara bulanan juga menurun 26,28% dibanding Juni 2016.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Neraca Perdagangan Indonesia...
Neraca Perdagangan Indonesia pada Januari 2025 Catat Surplus USD 3,45 Miliar
Neraca Perdagangan Agustus...
Neraca Perdagangan Agustus 2024 Surplus
Top! Surplus Neraca...
Top! Surplus Neraca Dagang Tertinggi Sejak 9 Tahun Terakhir
Januari - November 2020,...
Januari - November 2020, Neraca Perdagangan Jatim Defisit
Juara Lawan AS, Neraca...
Juara Lawan AS, Neraca Dagang RI Keok dengan Thailand
Neraca Perdagangan Surplus,...
Neraca Perdagangan Surplus, Pemerintah Respon Positif
Berita Terkini
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
22 menit yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
45 menit yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
1 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
2 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
2 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
5 jam yang lalu
Infografis
Kisah Jenderal Hoegeng...
Kisah Jenderal Hoegeng Menyamar Jadi Hippies, Turun Langsung Bongkar Narkoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved