Rupiah Diperkirakan Tertekan Aksi Jual

Kamis, 18 Agustus 2016 - 08:59 WIB
Rupiah Diperkirakan...
Rupiah Diperkirakan Tertekan Aksi Jual
A A A
JAKARTA - Masih belum adanya sentimen signifikan, membuat laju rupiah hanya bergerak terbatas imbas dari pelemahan dolar Amerika Serikat (USD). Kini, rupiah kembali berada di area konsolidasinya cenderung menguji level resisten.

"Adanya pidato Presiden RI yang menyatakan bahwa defisit neraca pembayaran Indonesia menyentuh -2,4% terhadap GDP diharapkan tidak menyebabkan adanya tekanan aksi jual terhadap rupiah," ujar Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada di Jakarta, Kamis (18/8/2016).

Reza memprediksi rupiah akan bergerak di kisaran level support Rp13.109/USD serta resisten Rp13.069/USD dan tetap cermati sentimen yang ada.

Sementara, adanya pernyataan dari John Williams selaku Presiden The Fed San Fransisco bahwa The Fed harus menaikkan target inflasi AS dari 2% ke target baru berdasarkan pertumbuhan ekonomi memberikan banyak ruang untuk mempertahankan suku bunga Fed rate saat ini.

Sehingga, lanjut Reza, menyebabkan greenback melunak pada perdagangan kemarin. Terlihat USD bergerak melemah terhadap mayoritas mata uang dunia, dengan pelemahan berkisar 0.5%-1%.

Namun, di tengah pelemahan laju USD tersebut mata uang yen melemah lebih dalam setelah berkurangnya keyakinan pasar terhadap efektivitas program stimulus BoJ. "Akibatnya, laju rupiah cenderung melemah tipis terimbas secara tidak langsung pergerakan yen tersebut," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
4 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
4 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
5 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
5 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
5 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
5 jam yang lalu
Infografis
Aksi Premanisme Makin...
Aksi Premanisme Makin Marak Terjadi di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved