Dirjen Pajak Waswas Peminat Tax Amnesty Masih Minim

Jum'at, 19 Agustus 2016 - 17:24 WIB
Dirjen Pajak Waswas...
Dirjen Pajak Waswas Peminat Tax Amnesty Masih Minim
A A A
JAKARTA - Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Ken Dwijueasteadi mengaku waswas lantaran hingga saat ini peserta yang mendeklarasikan asetnya melalui program pengampunan pajak atau tax amnesty masih minim. Apalagi target yang diminta pemerintah untuk penerimaan negara dari program tersebut cukup tinggi yakni sekitar Rp165 triliun.

(Baca Juga: Ini Satu-satunya Cara Sukseskan Tax Amnesty)

Dia mengakui, target yang ditetapkan negara terhadap program amnesti pajak cukup berat. Pemerintah menargetkan, jumlah harta yang dideklarasikan mencapai Rp4.000 triliun, dana repatriasi sebesar Rp1.000 triliun dan dana tebusan yang masuk ke kas negara sebesar Rp165 triliun.

"Saya ditargetkan Rp165 triliun (uang tebusan) ini sangat berat, tapi saya optimis tercapai. Saya deg-degan jumlah deklarasi saat ini baru sebesar Rp37 triliun targetnya Rp4.000 triliun, masih kurang banyak," katanya di Hotel Kempinski, Jakarta, Jumat (19/8/2016).

(Baca Juga: Sri Mulyani Masih Berharap dari Tax Amnesty)

Ken mengungkapkan, pemerintah dan dunia usaha telah berkali-kali melakukan sosialisasi amnesti pajak dengan jumlah peserta yang hadir sekitar 20 ribu orang. Namun, dari jumlah tersebut hanya sekitar 7.080 orang yang mengikuti program amnesti pajak.

"Dari jumlah yang sudah ikut itu baru ada 7.080. Padahal mulai pertama kali dideklarasikan oleh Presiden Jokowi yang ikut hadir itu sudah 20 ribu orang. Berarti yang 12 ribuan belum," tandasnya.

(Baca Juga: Tak Lapor Aset lewat Tax Amnesty Terancam Diadili)

Sebagai informasi, dikutip dari laman pajak.go.id, hari ini dana tebusan yang masuk baru mencapai Rp761 miliar, jumlah harta yang diungkap mencapai Rp37,8 triliun dan surat pernyataan harta yang disampaikan sebanyak 6.468.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengampunan Pajak Tinggal...
Pengampunan Pajak Tinggal 34 Hari, Pemerintah Kantongi Rp10 Triliun Lebih
Tinggal 28 Hari! Ikuti...
Tinggal 28 Hari! Ikuti Pengampunan Pajak atau Kena Denda 200 Persen
Ditjen Pajak Ungkap...
Ditjen Pajak Ungkap 59,3 Juta Wajib Pajak Sudah Padankan NIK Menjadi NPWP
Korupsi Ditjen Pajak,...
Korupsi Ditjen Pajak, Menkeu Bebas Tugaskan Pejabat Ditjen Pajak
Tiba di KPK, Kepala...
Tiba di KPK, Kepala Kantor Pajak Madya Jaktim Wahono Saputro Bungkam
Kanwil DJP Sulselbartra...
Kanwil DJP Sulselbartra Masifkan Kampanye Simpatik PPS
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
6 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
7 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
8 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
10 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
10 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
10 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Potong Pajak Pembelian BBM 5%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved