Sri Sultan Gagas Pembentukan Smart City

Selasa, 23 Agustus 2016 - 02:05 WIB
Sri Sultan Gagas Pembentukan...
Sri Sultan Gagas Pembentukan Smart City
A A A
YOGYAKARTA - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwono X mengaku tengah menggagas pembentukan smart city di Yogyakarta. Smart city merupakan bentuk kota di mana semua fasilitas umum termasuk alat pembayaran sudah terintegrasi satu sama lainnya. Pembentukan smart city ini untuk mempermudah layanan terhadap masyarakat.

Sultan mengatakan, smart city diperlukan untuk memotong rantai birokrasi yang dituding sebagai salah satu penghambat dalam pemberian layanan kepada masyarakat. Di era digitalisasi seperti sekarang ini, Smart City sangat mungkin diwujudkan. Di mana semua data akan terintegrasi satu sama lainnya sehingga memudahkan dalam memberikan layanan.

"Kami sedang menggagasnya untuk layanan yang lebih baik," ujarnya usai meninjau booth pameran UMKM di alun-alun utara Yogyakarta, Senin (22/8/2016).

Smart city dapat digunakan untuk mengefektifkan kerja dari setiap institusi atau lembaga yang ada dalam memberikan layanan. Ia mencontohkan sistem rujukan rumah sakit dari seorang pasien harusnya sudah dipercepat lagi agar nasib pasien tidak terkatung-katung menunggu prosedur layanan yang diterapkan oleh pihak rumah sakit.

Dengan data yang sudah terintegrasi tersebut, maka pasien sudah tidak perlu lagi ditanya penyakitnya apa serta alat pembayarannya karena semua sudah tertera dalam basis data. Pihak rumah sakit tempat rujukan langsung bisa memberikan tindakan ataupun layanan lagi tanpa prosedur yang berbelit.

Tak hanya itu, ia juga menginginkan nantinya alat pembayaran juga bisa terintegrasi dan tersistem secara online. Layanan parkir hingga pembayaran alat transportasi publik harusnya sudah bisa dilakukan secara online. Seperti pembayaran tiket Transjogja harus bisa diakses di berbagai tempat tanpa terbatas waktu. Ke depan, jaminan keamanan serta perilaku menyimpang dari pengelola bisa diminimalisir.

"Nanti kalau sudah terintegrasi maka manipulasi data sudah tidak bisa dilakukan lagi," ujarnya.

Hanya saja, lanjutnya, untuk mewujudkan smart city tersebut memang memerlukan tahapan yang tidak sedikit. Pihaknya perlu mempersiapkan infrastruktur jaringan pendukung dari smart city tersebut. Dengan jaringan pendukung yang terkoneksi satu sama lain maka program smart city niscaya dapat tercapai.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pertamina SMEXPO Geliatkan...
Pertamina SMEXPO Geliatkan Ekonomi Rakyat di Yogyakarta
Dongkrak Ekonomi Warga...
Dongkrak Ekonomi Warga Jogja, Nara Kupu Gelar Lagi Pasar Sayur dan Pets Day Out
Tiga Jurus Sandiaga...
Tiga Jurus Sandiaga Tingkatkan Daya Saing Pelaku Parekraf
Wamenkop Sebut Yogyakarta...
Wamenkop Sebut Yogyakarta Bisa Jadi Role Model Daerah Bersistem Ekonomi Pancasila
Ekonomi Jatim Alami...
Ekonomi Jatim Alami Kontraksi, Pertumbuhannya Kalah Dari Banten dan Yogyakarta
Sukuk Ritel SR016 Bakal...
Sukuk Ritel SR016 Bakal Dirilis, Investasi Syariah yang Aman dan Dijamin Negara
Berita Terkini
China Desak BRICS Berani...
China Desak BRICS Berani Melawan Barat: Akses Mineral Strategis Bakal Dikunci
1 jam yang lalu
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
10 jam yang lalu
EV Services: Membangun...
EV Services: Membangun Ekosistem Kendaraan Listrik yang Semakin Terintegrasi
10 jam yang lalu
Nasabah Mekaar Naik...
Nasabah Mekaar Naik Kelas Capai 2,5 Juta Sepanjang 2025
10 jam yang lalu
Jembatan Pasar Aset...
Jembatan Pasar Aset Tradisional dan Digital, ICE dan OKX Bentuk Joint Venture
10 jam yang lalu
Kredit Pintar dan AFPI...
Kredit Pintar dan AFPI Edukasi Mahasiswa Kelola Keuangan Digital
10 jam yang lalu
Infografis
Manchester City Gagal...
Manchester City Gagal Juara Piala FA, Pep di Ujung Tanduk?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved