Gunakan Biomassa, Industri Sawit Bisa Kurangi Solar hingga 382%

Sabtu, 27 Agustus 2016 - 02:27 WIB
Gunakan Biomassa, Industri...
Gunakan Biomassa, Industri Sawit Bisa Kurangi Solar hingga 382%
A A A
JAKARTA - Industri kelapa sawit nasional menggenjot penggunaan teknologi biomassa sebagai implementasi dari teknologi hijau dan bersih. Caranya dengan mengkonversikan cangkang kelapa sawit serta serat menjadi listrik. Saat ini biomassa tersebut digunakan di pabrik Sungai Lilin, Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, serta 100 perumahan pegawai. Teknologi ini berhasil mengurangi penggunaan bahan bakar solar sebanyak 382% pada 2015.

Presiden Direktur PT Hindoli Ong Kee Chau menyatakan,pihaknya mengelola perkebunan kelapa sawit yang sustainable dan zero waste. "Teknologi biomassa memberikan energi bersih dan andal yang mengurangi ketergantungan terhadap energi tak terbarukan yang kurang ramah lingkungan," katanya dalam siaran pers yang diterima Sindonews, Jumat (26/8/2016).

Berkat inovasinya, Hindoli dan Cargill (induk perusahaan) meraih Social Business Innovation Award untuk program Corporate Social Responsibility. Penghargaan pertama adalah untuk kategori Industri Pakan Ternak sebagai apresiasi atas program Rural Development Campaign (RDC) yang didesain memberikan pelatihan dan pengetahuan serta praktek pengelolaan pertanian yang baik. Penghargaan kedua diberikan untuk kategori agribisnis untuk pengakuan atas penerapan boiler biomassa sebagai sumber listrik.

"Pada dasarnya setiap kegiatan CSR yang dilakukan oleh Cargill dilandasi oleh komitmen untuk turut meningkatkan dan memperkaya kehidupan komunitas disekitar tempat Cargill menjalankan usaha,“ujar Totok Setyarto, Direktur PT Cargill Indonesia

Cargill juga giat melakukan kegiatan Corporate Responsibility lain seperti pelestarian lingkungan, pendidikan, kesehatan, dan memperkaya komunitas. Secara lebih luas Cargill menerapkan tanggung jawab perusahaan melalui pelaksanaan usaha yang berintegritas, menjalankan rantai pangan yang berkelanjutan dan bekerja bagi kebutuhan pangan dunia.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Komitmen YIDH Dukung...
Komitmen YIDH Dukung Pelaksanaan Peta Jalan Menuju Sawit Berkelanjutan di Aceh
Sejumlah Masalah yang...
Sejumlah Masalah yang Bikin Pengusaha Sawit dan Masyarakat Tidak Akur
Perkebunan Sawit Berkelanjutan...
Perkebunan Sawit Berkelanjutan Tumbuhkan Ekonomi Desa Terpencil
Pengolahan yang Baik...
Pengolahan yang Baik Jadikan Limbah Cair Pabrik Sawit Bernilai Ekonomi Tinggi
Aspekpir Kolaborasi...
Aspekpir Kolaborasi Buat Film Dokumenter Desa Transmigrasi Sawit
Wujudkan Perkebunan...
Wujudkan Perkebunan Berkelanjutan, SPKS Dorong Kemitraan Usaha dengan Petani
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
3 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
4 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
4 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
5 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
5 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
5 jam yang lalu
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved