Anggaran Kemendesa Dipotong Rp2,08 T, Ini Respons Menteri Desa

Selasa, 30 Agustus 2016 - 01:11 WIB
Anggaran Kemendesa Dipotong...
Anggaran Kemendesa Dipotong Rp2,08 T, Ini Respons Menteri Desa
A A A
JAKARTA - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo mendukung kebijakan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani yang memotong anggaran Kementerian dan Lembaga (K/L). Menurutnya ada sisi positif dalam hal itu yakni untuk membuat ekonomi Indonesia lebih percaya diri.

Sebelumnya, pemerintah memutuskan untuk melakukan pemangkasan anggaran sebesar Rp133,8 triliun dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2016, dengan rincian 15 K/L harus dipangkas. Salah satunya yakni Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendesa) dengan total anggaran yang dipangkas sebesar Rp2,08 Triliun.

"Ya, di kementerian kami memang dipotong. Pemotongan anggaran ini kan karena kita tahu agar ekonomi lebih konfidens, rupiah lebih menguat dan dunia usaha lebih bergairah," jelasnya saat membahas upaya stabiliasi pasokan Pangan di Kantor Kementerian Pertanian (Kementan), Jakarta.

Dia menambahkan dari Rp2 triliun yang akan dipangkas adalah belanja yang bersifat konsumtif seperti perjalanan dinas, paket rapat, jasa, dan kegiatan lainnya. Terkait kegiatan konsumtif ini, Kemendesa rencananya akan menghilangkan sekira Rp1 triliun.

"Nah, untuk anggaran yang kegiatannya belum dikontrakkan, tetapi bukan yang prioritas itu juga kami akan coba potong. Ketiga, kegiatan tidak mendesak. Keempat, kegiatan yang bisa ditunda pelaksanaannya menjadi tahun depan," sambung dia.

Namun demikian, dia memastikan untuk alokasi dana desa tidak akan dipotong karena sudah terstruktur secara sistematis. "Untuk dana desa tidak dipotong. Karena rinciannya sudah jelas," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
DPD IMM Jakarta Siap...
DPD IMM Jakarta Siap Berkolaborasi Bangun Desa dan Daerah Tertinggal
Cegah Kebocoran Anggaran,...
Cegah Kebocoran Anggaran, Kementrans Bakal Replikasi Sistem Pengawasan Digital Komdigi
Berkat Kolaborasi, Kementrans...
Berkat Kolaborasi, Kementrans Hemat Rp369 Miliar Bangun KT Barelang
Beri Dampak Signifikan,...
Beri Dampak Signifikan, Program Tekad Siap Lanjutkan Kontribusi untuk Desa
Menko AHY Kunjungi Kementerian...
Menko AHY Kunjungi Kementerian Transmigrasi
Kementerian Sosial Tutupi...
Kementerian Sosial Tutupi Kekurangan Anggaran BLT Dana Desa
Berita Terkini
Bendungan Sidan dan...
Bendungan Sidan dan Keureuto Diresmikan, Brantas Abipraya Perkuat Ketahanan Air dan Pangan
3 jam yang lalu
Listrik Padam Berhari-hari,...
Listrik Padam Berhari-hari, Becak Tenaga Surya Jadi Penyelamat dari Krisis Energi
4 jam yang lalu
Next Step Bangun Jembatan...
Next Step Bangun Jembatan Dagang UMKM Indonesia ke China
4 jam yang lalu
Orang Super Kaya Indonesia...
Orang Super Kaya Indonesia Diramal Melonjak Tercepat di Dunia, tapi Kelas Menengah Menyusut
5 jam yang lalu
Dirut PTPN I Beberkan...
Dirut PTPN I Beberkan Lima Pilar Industri Perkebunan
5 jam yang lalu
rToken Bitget Catat...
rToken Bitget Catat AUM USD114 Juta, rSPCX Pimpin Minat Investor
5 jam yang lalu
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved