Jokowi: 21,8 Juta Masyarakat Indonesia Baru Melek Layanan Keuangan

Selasa, 30 Agustus 2016 - 13:03 WIB
Jokowi: 21,8 Juta Masyarakat...
Jokowi: 21,8 Juta Masyarakat Indonesia Baru Melek Layanan Keuangan
A A A
TANGERANG - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyesalkan hingga saat ini masih banyak masyarakat Indonesia yang belum melek mengenai layanan jasa keuangan. Saat ini hanya 21,8 juta masyarakat Indonesia memiliki literasi keuangan dan lembaga keuangan terkategori baik.

Kondisi ini, kata Jokowi, sangat jauh berbeda dengan negara-negara lain di ASEAN. Tingkat literasi keuangan masyarakat di Singapura saat ini sudah mencapai 96%, Malaysia 81%, dan Thailand 76%.

"Data yang saya punya baru 21,8 juta penduduk Indonesia yang literasi keuangannya dan keyakinan pada lembaga keuangan terkategori baik. Padahal literasi keuangan masyarakat di Singapura sudah mencapai 96%, Malaysia 81%, Thailand 76%, dan kita baru 21%," katanya di Indonesia Convention and Exhibition BSD, Tangerang, Selasa (30/8/2016).

Oleh karena itu, dia meminta kementerian dan lembaga terkait untuk bisa melakukan langkah percepatan. Pertama, dengan memperluas jangkauan perbankan dan keuangan formal dengan memperhatikan karakteristik Indonesia sebagai negara kepulauan.

"Tadi saya sudah sampaikan terobosan yang dilakukan seperti Teras Kapal BRI," imbuh dia. (Baca: Jokowi Buka Indonesia Fintech Festival and Conference 2016)

Kedua, peningkatan kapasitas masyarakat terhadap lembaga jasa keuangan. Jika sebelumnya masyarakat dikategorikan tidak layak mendapatkan layanan jasa keuangan maka harus ditingkatkan menjadi kategori layak.

"Yang tadinya unbankable jadi bankable. Ketiga, peningkatan layanan jasa keuangan terutama bagi UMKM. Dan keempat, perlindungan terhadap konsumen," tandasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Perbankan dan Derap...
Perbankan dan Derap Perekonomian
Jelang Rilis Laporan...
Jelang Rilis Laporan Keuangan 2023, Masihkah Saham Perbankan Layak Dikoleksi?
Kolaborasi Mendorong...
Kolaborasi Mendorong Literasi Keuangan Digital para Pedagang Pasar
Literasi Perbankan Syariah...
Literasi Perbankan Syariah di Universitas Syiah Kuala Aceh
BNI Beri Kemudahan Akses...
BNI Beri Kemudahan Akses Perbankan kepada UMKM Pengelola Sampah
OJK Beberkan Berbagai...
OJK Beberkan Berbagai Kelemahan Perbankan Syariah
Berita Terkini
Penunjukan Luke Thomas...
Penunjukan Luke Thomas Dinilai Mencerminkan Meritokrasi di DSI
27 menit yang lalu
Bukan Rp16.250, Harga...
Bukan Rp16.250, Harga Asli Pertamax Seharusnya Rp20.200 per Liter
1 jam yang lalu
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
2 jam yang lalu
Indonesia Raih Komitmen...
Indonesia Raih Komitmen Pendanaan AIIB USD17 Miliar, Bukti Kepercayaan pada Fiskal RI
2 jam yang lalu
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
11 jam yang lalu
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
12 jam yang lalu
Infografis
Anggoro Eko Cahyo, Dirut...
Anggoro Eko Cahyo, Dirut Baru Bank Syariah Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved