Sempat Memerah, Rupiah Berbalik Menghijau Akhir Perdagangan

Kamis, 01 September 2016 - 17:20 WIB
Sempat Memerah, Rupiah...
Sempat Memerah, Rupiah Berbalik Menghijau Akhir Perdagangan
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada penutupan hari pertama September, berbelok arah dari sempat berada di zona merah memutar ke zona hijau. Rupiah di pasar spor ditutup naik tipis 1 poin atau 0,01% ke Rp13.269/USD.

Ketika dibuka, rupiah langsung tancap gas 10 poin atau 0,08% ke Rp13.260/USD, namun ditengah perdagangan, mata uang Garuda tergelincir ke zona merah, dimana pada sesi I perdagangan jatuh 12 poin atau 0,09% ke level Rp13.282/USD. Sepanjang hari ini, rupiah diperdagangkan dengan kisaran Rp13.232-Rp13.308/USD.

Data Yahoo Finance, Kamis (1/9), rupiah ditutup turun hingga 18 poin atau 0,13% ke posisi Rp13.278/USD. Hari ini, rupiah diperdagangkan di level Rp13.257-Rp13.287/USD.

Data kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia, pada Kamis (1/9), rupiah dibuka di level Rp13.269/USD atau terapresiasi 31 poin dari posisi Rp13.300/USD, pada perdagangan Rabu (31/8).

Sementara itu, melansir Reuters, Kamis ini, indeks USD terhadap sekeranjang mata uang berakhir datar di 96,050, setelah sebelumnya berada di puncak pada 96,255. Para investor memposisikan diri terhadap laporan pekerjaan AS pada hari Jumat besok, yang memungkinkan The Fed menaikkan suku bunga AS dalam waktu dekat.

USD juga melemah terhadap poundsterling setelah Inggris melansir data manufaktur Agustus yang ternyata optimis mematahkan kekhawatiran banyak pihak, bahwa data manufaktur Negeri Ratu Elizabeth II akan turun tajam setelah Brexit. Sterling diperdagangkan 0,1% lebih tinggi pada USD1,3150.

Indeks USD juga turun terhadap yen Jepang yaitu 0,1% pada ¥103,29, setelah kemarin mencapai ¥103,540.

"Dolar tidak akan membuat banyak kemajuan lebih lanjut sebelum laporan ketenagakerjaan hari Jumat," kata Shin Kadota, kepala strategi mata uang Barclays di Tokyo.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
2 jam yang lalu
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
3 jam yang lalu
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
4 jam yang lalu
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
6 jam yang lalu
Bank Sentral Global...
Bank Sentral Global Kompak Borong Emas, Hapus Ketergantungan Dolar AS
7 jam yang lalu
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
9 jam yang lalu
Infografis
5 Kombes Pol Pecah Bintang...
5 Kombes Pol Pecah Bintang Jadi Brigjen pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved