Urgen, Menteri ESDM Baru Diminta Benahi Warisan Tata Kelola Buruk

Minggu, 04 September 2016 - 15:28 WIB
Urgen, Menteri ESDM...
Urgen, Menteri ESDM Baru Diminta Benahi Warisan Tata Kelola Buruk
A A A
JAKARTA - Menteri Energi Sumber Daya dan Mineral (ESDM) yang baru nantinya menurut Anggota Komisi VII DPR RI Kurtubi harus mampu membenahi tata kelola yang buruk antar kementerian yang selama ini dirasa kurang berjalan naik. Menurutnya hal tersebut merupakan warisan pemerintahan terdahulu sebelum era Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla.

"Meluruskan tata kelola yang kurang tepat, yang rusak beberapa tahun lalu. Karena sistem kelola yang sekarang kan merupakan sistem kelola yang dilanjutkan dari waktu itu, yakni pemerintahan sebelumnya," kata dia kepada Sindonews, Jakarta, Minggu (4/9/2016).

Seperti diketahui setelah memberhentikan Arcandra Tahar dari posisi Menteri ESDM saat baru kerja selama 20 hari karena kasus dwi kewarganegaraan. Presiden Jokowi hingga kini belum menunjuk Menteri ESDM baru yang kini dijabat Pelaksana Tugas (Plt) Luhut Binsar Pandjaitan dengan rangkap jabatan sebagai Menteri Koordinator bidan Kemaritiman.

Lebih lanjut dia menambahkan bahwa butuh kerja sama tim antar kementerian dan departemen untuk menghadapi tantangan besar lainnya dalam sektor ESDM yang tidak bisa diselesaikan dengan seketika. "Terlebih lagi jika soal hubungan-hubungan dengan birokrasi internal, itu juga harus dibenahi," sambungnya.

Tidak ketinggalan Kurtubi juga menyoroti masalah sindir menyindir ketika Sudirman Said menjabat Menteri ESDM kepada Direktur Utama (Dirut) PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Sofyan Basyir. Kala itu Sudirman Said mengaku tidak memiliki komunikasi bagus dengan Dirut PLN.

Hal tersebut menurutnya tidak boleh terulang karena visi antar kementerian harus sejalan seirama. "Di pemerintahan ini harusnya satu bahasa, satu visi misi. Tentang 1 kebijakan. Siapapun yang ada nanti di jabatan tersebut, harus bisa menangani persoalan beda pendapat dan persepsi yang bisa diselesaikan internal, sehingga jalannya pemerintah yang terpadu bisa berjalan lebih kencang lagi," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dukung Kepedulian pada...
Dukung Kepedulian pada Sesama, Kementerian ESDM Hibahkan Aset ke Lembaga Kemanusiaan
Pakai Kursi Roda, PNS...
Pakai Kursi Roda, PNS Kementerian ESDM Priyo Andi Gularso Diperiksa KPK
Penggeledahan Di Kantor...
Penggeledahan Di Kantor ESDM, Arifin Benarkan Terkait Dugaan Korupsi Tukin
Banyak Proyek Migas...
Banyak Proyek Migas Alami Stagnasi, Investasi Tak Capai Target
Anggaran Kementerian...
Anggaran Kementerian ESDM Dipotong Rp3,5 Triliun
KPK Geledah Kantor Kementerian...
KPK Geledah Kantor Kementerian ESDM, Penyidik Bawa 2 koper
Berita Terkini
Darurat Rupiah, BI Kembali...
Darurat Rupiah, BI Kembali Kerek Suku Bunga Acuan Jadi 5,50% dan Rilis 4 Operasi Moneter
36 menit yang lalu
Kenaikan Kurs Dolar...
Kenaikan Kurs Dolar dan Harga Energi Hantam Industri Galangan Kapal Nasional
54 menit yang lalu
Begini Hasil Pertemuan...
Begini Hasil Pertemuan Dasco dan Bos Himbara, Dirut BNI: Fundamental Bagus, Tak Perlu Cemas
1 jam yang lalu
Chatib Basri: Tugas...
Chatib Basri: Tugas Menteri Keuangan Sebetulnya Gampang! Potong, Naikkan, Pinjam
1 jam yang lalu
Dirut Himbara Dikumpulin...
Dirut Himbara Dikumpulin Dasco Bersama Mensesneg, Bahas Apa?
3 jam yang lalu
Free Float 15% Bakal...
Free Float 15% Bakal Kerek Daya Tarik Perusahaan di Mata Investor, Begini Kata BEI
3 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved