Pemerintah Berencana Cabut Subsidi Pelanggan 900 VA Awal 2017
Rabu, 07 September 2016 - 16:52 WIB
Pemerintah Berencana Cabut Subsidi Pelanggan 900 VA Awal 2017
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan segera merealisasikan pencabutan subsidi bagi pelanggan listrik berdaya 900 voltampere (VA) yang mampu. Rencananya, subsidi listrik bakal dicabut mulai 1 Januari 2017.
(Baca Juga: Luhut Ajukan Asumsi Dasar Sektor ESDM dalam RAPBNP 2017)
Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Jarman mengatakan, pelanggan listrik berdaya 900VA yang berhak mendapat subsidi hanya sekitar 4,1 juta orang. Sementara saat ini, penikmat subsidi itu mencapai 22,9 juta orang.
"Kita rencana, usulan pencabutan subsidi bagi golongan subsidi 900VA bagi yang mampu. Diperkirakan 22,9 juta totalnya, sedang yang berhak sesuai perhitungan kita 4,1 juta," katanya di Gedung Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (7/9/2016).
Kementerian ESDM memang telah sejak lama merencanakan pencabutan subsidi bagi pelanggan listrik berdaya 900 VA secara bertahap hingga empat kali. Namun, lantaran data penduduk miskin dan rentan miskin yang ada belum seragam maka pencabutan subsidi yang sebelumnya direncanakan pada Juli 2016 ditunda.
Jarman mengungkapkan, skema pencabutan subsidi listrik dengan empat tahapan tersebut saat ini masih dalam pembicaraan. Bisa diubah ataupun tetap dilakukan dengan metode tersebut. "Mulai kita terapkan secara bertahap per 1 Januari 2017. Empat tahap itu nanti kita bicarakan lagi. Beda dikit lah. Mungkin tahapan dan segala macamnya," imbuh dia.
Dia menyebutkan, dengan pencabutan subsidi listrik bagi pelanggan 900 VA maka pemerintah dapat menghemat sekitar Rp20 triliun dalam satu tahun. "(penghematan) bisa sampai Rp20 triliun lebih, total semua selama satu tahun. Penghematannya bisa segitu," tandasnya.
(Baca Juga: Luhut Ajukan Asumsi Dasar Sektor ESDM dalam RAPBNP 2017)
Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Jarman mengatakan, pelanggan listrik berdaya 900VA yang berhak mendapat subsidi hanya sekitar 4,1 juta orang. Sementara saat ini, penikmat subsidi itu mencapai 22,9 juta orang.
"Kita rencana, usulan pencabutan subsidi bagi golongan subsidi 900VA bagi yang mampu. Diperkirakan 22,9 juta totalnya, sedang yang berhak sesuai perhitungan kita 4,1 juta," katanya di Gedung Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (7/9/2016).
Kementerian ESDM memang telah sejak lama merencanakan pencabutan subsidi bagi pelanggan listrik berdaya 900 VA secara bertahap hingga empat kali. Namun, lantaran data penduduk miskin dan rentan miskin yang ada belum seragam maka pencabutan subsidi yang sebelumnya direncanakan pada Juli 2016 ditunda.
Jarman mengungkapkan, skema pencabutan subsidi listrik dengan empat tahapan tersebut saat ini masih dalam pembicaraan. Bisa diubah ataupun tetap dilakukan dengan metode tersebut. "Mulai kita terapkan secara bertahap per 1 Januari 2017. Empat tahap itu nanti kita bicarakan lagi. Beda dikit lah. Mungkin tahapan dan segala macamnya," imbuh dia.
Dia menyebutkan, dengan pencabutan subsidi listrik bagi pelanggan 900 VA maka pemerintah dapat menghemat sekitar Rp20 triliun dalam satu tahun. "(penghematan) bisa sampai Rp20 triliun lebih, total semua selama satu tahun. Penghematannya bisa segitu," tandasnya.
(akr)
Lihat Juga :