Ekspor Malaysia Jatuh Terendah dalam 15 Bulan Terakhir
Rabu, 07 September 2016 - 16:16 WIB
Ekspor Malaysia Jatuh Terendah dalam 15 Bulan Terakhir
A
A
A
KUALA LUMPUR - Ekspor Malaysia pada Juli tiba-tiba jatuh dan menjadi penurunan terbesar sejak Mei 2015. Hal ini disebabkan terjadi perlambatan di China sebagai mitra dagang utama, harga minyak yang lemah dan merosotnya permintaan untuk komoditas negara.
Seperti dikutip dari Reuters, Rabu (7/9/2016), ekspor Juli turun 5,3% dibanding tahun lalu. Ini cukup megejutkan dari perkiraan pertumbuhan tahunan sebesar 2,5% oleh jajak pendapat Reuters. Padahal, pada bulan sebelumnya malah naik 3,4%.
Ekspor tahunan gas alam cair turun 25%, ekspor barang pertanian menurun 10% lantaran permintaan lebih rendah untuk minyak sawit dan karet. Sementara, impor Malaysia pada Juli juga tergelincir 4,8% dari tahun sebelumnya, atau turun tajam dari bulan sebelumnya yang naik 8,3%.
Surplus perdagangan Juli sebesar 1,9 miliar ringgit (USD467.980.000), turun dari bulan sebelumnya yang sebesar 5,5 miliar ringgit.Ekspor ke China sebagai mitra dagang terbesar Malaysia turun 22,3% pada pengiriman yang lebih rendah dari produk listrik dan elektronik, produk minyak bumi dan karet alam.
Sementara, ekspor Malaysia ke Uni Eropa juga tercatat turun 2% dari tahun sebelumnya.Ekspor ke Amerika Serikat (AS) naik 4,1% didorong oleh permintaan untuk optik dan peralatan ilmiah, dan minyak sawit dan produk berbasis kelapa sawit.
Seperti dikutip dari Reuters, Rabu (7/9/2016), ekspor Juli turun 5,3% dibanding tahun lalu. Ini cukup megejutkan dari perkiraan pertumbuhan tahunan sebesar 2,5% oleh jajak pendapat Reuters. Padahal, pada bulan sebelumnya malah naik 3,4%.
Ekspor tahunan gas alam cair turun 25%, ekspor barang pertanian menurun 10% lantaran permintaan lebih rendah untuk minyak sawit dan karet. Sementara, impor Malaysia pada Juli juga tergelincir 4,8% dari tahun sebelumnya, atau turun tajam dari bulan sebelumnya yang naik 8,3%.
Surplus perdagangan Juli sebesar 1,9 miliar ringgit (USD467.980.000), turun dari bulan sebelumnya yang sebesar 5,5 miliar ringgit.Ekspor ke China sebagai mitra dagang terbesar Malaysia turun 22,3% pada pengiriman yang lebih rendah dari produk listrik dan elektronik, produk minyak bumi dan karet alam.
Sementara, ekspor Malaysia ke Uni Eropa juga tercatat turun 2% dari tahun sebelumnya.Ekspor ke Amerika Serikat (AS) naik 4,1% didorong oleh permintaan untuk optik dan peralatan ilmiah, dan minyak sawit dan produk berbasis kelapa sawit.
(izz)
Lihat Juga :