Pulang dari Laos, Jokowi Akan Periksa Status Arcandra Tahar

Kamis, 08 September 2016 - 20:08 WIB
Pulang dari Laos, Jokowi...
Pulang dari Laos, Jokowi Akan Periksa Status Arcandra Tahar
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan dirinya belum mengetahui status kewarganegaraan Arcandra Tahar, yang telah kembali diteguhkan menjadi Warga Negara Indonesia (WNI). Kepala Negara mengatakan akan memeriksa status kewarganegaraan Arcandra selepas rangkaian agenda kunjungan kerjanya dari Vientiane, Laos.

Meski berstatus sebagai Presiden yang mendapat informasi dari sekelilingnya, Jokowi menegaskan belum mengetahui secara detail ihwal laporan kewarganegaraan tersebut. Dalilnya, sejak 2 September 2016, mantan Gubernur DKI Jakarta ini disibukkan dengan serangkaian agenda KTT G20 di China dan KTT ASEAN di Laos.

"Karena kemarin dari pagi sampai tengah malam di Summit (pertemuan), di KTT terus. Nanti kalau sudah sampai (Jakarta) akan saya panggil," katanya seperti dalam rilis yang diterima Sindonews di Jakarta, Kamis (8/9/2016).

Mantan Walikota Solo ini menyatakan, dirinya ingin mengetahui secara lengkap terlebih dahulu mengenai proses kronologis pengurusannya. Kemudian akan merespons mengenai pengukuhan status WNI Arcandra. (Baca: Disebut Bakal Kembali jadi Menteri, Ini Respons Arcandra)

"Jadi kronologis pengurusannya seperti apa, kemudian sekarang sudah pegang WNI dengan proses seperti apa, saya belum mendapat laporan secara penuh," tandasnya.

Sekadar informasi, Arcandra Tahar resmi kembali menyandang status WNI usai Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Hamonangan Laoly memutuskan meneguhkan kewarganegaraan Indonesia kepada bekas Menteri ESDM itu. Peneguhan berdasarkan pada asas perlindungan maksimum melalui Surat Keputusan bernomor AHU-1 AH.10.01 Tahun 2016 tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia atas nama Arcandra Tahar.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jokowi Ungkap 10 Tahun...
Jokowi Ungkap 10 Tahun Penerimaan dari Sektor ESDM Tembus Rp1.800 T
Momentum ketika Jokowi...
Momentum ketika Jokowi Bertemu Joko Widodo
Jokowi Desak Kementerian...
Jokowi Desak Kementerian dan Pemda Pangkas Belanja Tak Prioritas
Kritik Proyek yang Dibangun...
Kritik Proyek yang Dibangun Kementerian PUPR, Jokowi: Semennya Kelihatan
Gunakan Aplikasi Baru...
Gunakan Aplikasi Baru saat Ratas, Jokowi: Sudah Dengar? Tes, Tes, Tes
Jokowi Jengkel Masih...
Jokowi Jengkel Masih Ada Kementerian yang Kinerjanya Biasa-biasa Saja
Berita Terkini
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
2 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
2 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
12 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
13 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
13 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
13 jam yang lalu
Infografis
Sejarah Boikot Olahraga...
Sejarah Boikot Olahraga Dunia dan Ancaman Jerman Mundur dari Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved