IHSG Dibuka Memerah Usai Libur Panjang, Bursa Asia Membaik
Selasa, 13 September 2016 - 09:49 WIB
IHSG Dibuka Memerah Usai Libur Panjang, Bursa Asia Membaik
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pembukaan hari ini berada pada zona merah, usai libur panjang Idul Adha. Bursa saham Tanah Air dibuka melemah 39,57 poin atau 0,75% ke level 5.242,34 pada saat bursa utama Asia membaik.
Sementara pada perdagangan akhir pekan kemarin, IHSG ditutup melemah 89,16 poin atau 1,66% ke level 5.281,92 di tengah mayoritas bursa saham Asia melemah. Pada hari ini seperti dilansir Reuters (13/9/2016) pasar saham Asia naik setelah komentar dovish pejabat The Fed menurunkan spekulasi seputar kenaikan suku bunga acuan AS pada September.
Indeks MSCI untuk saham Asia-Pasifik di luar Jepang mendapatkan tambahan sebesar 0,5%. Sedangkan indeks Nikkei Jepang menguat sebesar 10,52 poin atau setara dengan 0,06% ke level 16.683,44. Kenaikan juga dialami indeks Kospi, Korea Selatan sebesar 9,27 poin atau 0,47% ke posisi 2.000,75 mengiringi saham Australia yang melompat 0,7%.
Di sisi lain pada pasar saham di daratan China terlihat variatif saat indeks Hang Seng bertambah 189,71 poin atau 0,81% ke level 23.480,31. Saat indeks Shanghai justru melemah 0,13% ke level 3.018,17. Pelemahan juga terjadi pada Straight Times yang turun 29,64 poin atau 1,03%.
Sektor saham di dalam negeri pada hari ini hampir semuanya berada di jalur negatif. Di mana sektor dengan pelemahan terdalam adalah aneka industri yang anjlok 2,69%. Perdagangan menjadi sektor satu-satunya yang menguat sebesar 0,04%.
Adapun nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp859 miliar dengan 846 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp69,8 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp285,0 miliar dan aksi beli sebesar Rp215,1 miliar. Tercatat 69 saham menguat, 148 saham melemah dan 66 saham stagnan.
Saham-saham yang menguat di antaranya PT. Matahari Department Store Tbk. (LPPF) bertambah Rp100 menjadi Rp18.175, PT Surya Toto Indonesia Tbk. (TOTO) meningkat Rp75 menjadi Rp6.100 dan PT Bank Danamon Indonesia Tbk. (BDMN) meningkat Rp60 menjadi Rp3.740.
Sedangkan saham-saham yang melemah di antaranya PT Gudang Garam Tbk. (GGRM) berkurang Rp875 menjadi Rp60.250, PT Astra International Tbk. (ASII) menyusut Rp175 menjadi Rp8.050 serta PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI) turun Rp80 menjadi Rp900.
Sementara pada perdagangan akhir pekan kemarin, IHSG ditutup melemah 89,16 poin atau 1,66% ke level 5.281,92 di tengah mayoritas bursa saham Asia melemah. Pada hari ini seperti dilansir Reuters (13/9/2016) pasar saham Asia naik setelah komentar dovish pejabat The Fed menurunkan spekulasi seputar kenaikan suku bunga acuan AS pada September.
Indeks MSCI untuk saham Asia-Pasifik di luar Jepang mendapatkan tambahan sebesar 0,5%. Sedangkan indeks Nikkei Jepang menguat sebesar 10,52 poin atau setara dengan 0,06% ke level 16.683,44. Kenaikan juga dialami indeks Kospi, Korea Selatan sebesar 9,27 poin atau 0,47% ke posisi 2.000,75 mengiringi saham Australia yang melompat 0,7%.
Di sisi lain pada pasar saham di daratan China terlihat variatif saat indeks Hang Seng bertambah 189,71 poin atau 0,81% ke level 23.480,31. Saat indeks Shanghai justru melemah 0,13% ke level 3.018,17. Pelemahan juga terjadi pada Straight Times yang turun 29,64 poin atau 1,03%.
Sektor saham di dalam negeri pada hari ini hampir semuanya berada di jalur negatif. Di mana sektor dengan pelemahan terdalam adalah aneka industri yang anjlok 2,69%. Perdagangan menjadi sektor satu-satunya yang menguat sebesar 0,04%.
Adapun nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp859 miliar dengan 846 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp69,8 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp285,0 miliar dan aksi beli sebesar Rp215,1 miliar. Tercatat 69 saham menguat, 148 saham melemah dan 66 saham stagnan.
Saham-saham yang menguat di antaranya PT. Matahari Department Store Tbk. (LPPF) bertambah Rp100 menjadi Rp18.175, PT Surya Toto Indonesia Tbk. (TOTO) meningkat Rp75 menjadi Rp6.100 dan PT Bank Danamon Indonesia Tbk. (BDMN) meningkat Rp60 menjadi Rp3.740.
Sedangkan saham-saham yang melemah di antaranya PT Gudang Garam Tbk. (GGRM) berkurang Rp875 menjadi Rp60.250, PT Astra International Tbk. (ASII) menyusut Rp175 menjadi Rp8.050 serta PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI) turun Rp80 menjadi Rp900.
(akr)
Lihat Juga :