Rupiah Dibuka Ambruk, Yen Tergelincir Lawan USD

Rabu, 14 September 2016 - 10:47 WIB
Rupiah Dibuka Ambruk,...
Rupiah Dibuka Ambruk, Yen Tergelincir Lawan USD
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini dibuka terus terperosok hingga ambruk ke kisaran level Rp13.200/USD. Tren negatif mata uang Garuda yang terus berlanjut terjadi saat yen tergelincir terhadap USD.

Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah dibuka jatuh ke level Rp13.228/USD. Posisi ini tercatat semakin memburuk dengan penurunan sebesar 77 poin dari posisi sebelumnya di level Rp13.151/USD.

Posisi rupiah menurut data Yahoo Finance pada pembukaan hari ini juga terlihat menyusut pada level Rp13.163/USD atau melemah tipis tiga poin dibandingkan penutupan kemarin Rp13.160/USD. Pergerakan mata uang Garuda hari ini berada pada kisaran harian Rp13.163- Rp13.229/USD.

Penurunan rupiah juga terlihat pada data Sindonews bersumber dari Limas, dimana pada sesi pagi ada di level Rp13.240/USD. Posisi ini melemah tajam dibanding penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.187/USD.

Menurut data Bloomberg, rupiah dibuka berada di level Rp13.170/USD dengan kisaran harian Rp13.170-Rp13.243/USD. Posisi ini tidak lebih baik dari penutupan sebelumnya Rp13.168/USD.

Dilansir Reuters, Rabu (14/9/2016) yen tergelincir setelah Bank of Japan (BoJ) sedang mempertimbangkan lebih lanjut untuk mengurangi langkah kebijakan moneter, termasuk suku bunga negatif. Kondisi itu membuat USD memperpanjang keuntungan dengan kenaikan 0,5% terhadap yen ke level 103.110.

Di sisi lain greenback menyentuh level 103.200, atau menjadi yang tertinggi dalam delapan hari. Sedangkan euro bertambah 0,5% menjadi 115.670 melawan yen dan dolar Australia naik 0,7% menjadi 77.06 terhadap yen. Poundsterling juga meningkat melawan yen naik 0,8% menjadi 135.85.

Mata uang lain seperti dolar Australia dan Kanada mencetak rebound sederhana setelah berjuang melawan USD di tengah kejatuhan harga minyak mentah dunia. Aussie mengalami kenaikan 0,2% di level 0.7484 terhadap USD saat Dolar Kanada menguat menjadi 1.3077.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
AFI Tawarkan Perlindungan...
AFI Tawarkan Perlindungan Jiwa Lintas Generasi Perkuat Ketahanan Finansial
15 menit yang lalu
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Solar, Picu Kekhawatiran Baru di Pasar Energi Dunia
30 menit yang lalu
PNM Bawa Suara Jutaan...
PNM Bawa Suara Jutaan Pengusaha Ultra Mikro di Halal Expo Indonesia 2026
55 menit yang lalu
Sabet Dua Penghargaan,...
Sabet Dua Penghargaan, Great Eastern Life Bersinar di Ajang Insurance Asia Awards 2026
1 jam yang lalu
Aturan Baru Outsourcing...
Aturan Baru Outsourcing Masuk Tahap Finalisasi, Said Iqbal: Target Rampung Juli 2026
1 jam yang lalu
Industri Plastik Tertekan...
Industri Plastik Tertekan Impor Murah China, Pabrik Mulai Pangkas Jam Kerja
1 jam yang lalu
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved