Antam: Divestasi Saham Freeport Harus Tahun Ini

Rabu, 14 September 2016 - 21:37 WIB
Antam: Divestasi Saham...
Antam: Divestasi Saham Freeport Harus Tahun Ini
A A A
BOGOR - PT Aneka Tambang Tbk (Antam) menyatakan, pengurangan sebagian (divestasi) saham PT Freeport Indonesia (PTFI) harus dilakukan tahun ini. Perusahaan siap menyerap saham tersebut jika ditunjuk oleh pemerintah.

Vice President Operation Unit Bisnis Pertambangan Emas Pongkor Antam, Rustaman mengatakan, bentuk kerja sama antara Antam dan Freeport terkait divestasi belum menghasilkan titik temu. Seperti diketahui, perusahaan tambang asal Amerika Serikat tersebut akan melepas 10,64% sahamnya sesuai keinginan pemerintah.

"PT Freeport akan lakukan divestasi saham dari sebelumnya 9,36 persen menjadi 10,64 persen. Namun saat ini belum diputuskan, meski aturannya harus tahun ini," ujarnya di Bogor, Rabu (14/9/2016).

Rustaman menjelaskan, Antam pada dasarnya selalu siap guna mengambil sebagian saham Freeport. Namun tetap menunggu arahan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

"Termasuk rencana holding BUMN, pada prinsipnya Antam siap antisipasi. Siap ambilalih saham 10,64 persen yang akan didivestasikan," pungkasnya. (Baca: Begini Cara Antam Menambang Emas)

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) hingga sekarang belum mencapai kata sepakat dengan PT Freeport Indonesia terkait harga divestasi saham. Anggota Komite Tim Divestasi Freeport, Budi Gunadi Sadikin menerangkan masih ada perbedaan harga antara pemerintah dan Freeport.

"Masih bicara mengenai harga. Terakhir masih ada beda, gap, dan kami sudah kasih ke mereka harganya. Harga yang lama, belum ada penawaran baru," terang dia di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Antam Akan Kelola Lumbung...
Antam Akan Kelola Lumbung Emas Bekas Freeport
Perdana! Freeport Indonesia...
Perdana! Freeport Indonesia Kirim Emas Batangan 125 Kg ke ANTAM
Sumbang Negara Rp1,63...
Sumbang Negara Rp1,63 T, Pengamat: Antam Seperti Tak Terpengaruh Covid-19
Transformasi yang Tak...
Transformasi yang Tak Bisa Dilawan, Antam Masuk E-Commerce
Kinerja Positif Antam...
Kinerja Positif Antam Bisa Menjadi Pendongkrak Saham
Zero Fatality di 2022...
Zero Fatality di 2022 Jadi Bukti Antam Menerapkan Tata Kelola yang Baik
Berita Terkini
IHSG Berakhir Longsor...
IHSG Berakhir Longsor 1,70% ke Posisi 5.839, Ada 651 Saham Berjatuhan
10 menit yang lalu
Harga Avtur Makin Mahal,...
Harga Avtur Makin Mahal, Maskapai Raksasa AS Mendadak Batalkan 6 Rute Penerbangan!
18 menit yang lalu
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
2 jam yang lalu
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
3 jam yang lalu
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
3 jam yang lalu
DSI Dinilai Bisa Perkuat...
DSI Dinilai Bisa Perkuat Ekspor dan Transparansi Tata Kelola SDA
4 jam yang lalu
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved