IHSG Diperkirakan Bergerak ke Level 5.302
Jum'at, 16 September 2016 - 08:36 WIB
IHSG Diperkirakan Bergerak ke Level 5.302
A
A
A
JAKARTA - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diprediksi oleh Analis PT Asjaya Indosurya Securities William Surya Wijaya akan bergerak di kisaran level 5.114-5.302. Menurutnya IHSG berhasil mengalami technical rebound, support telah lolos uji dan merangkak naik pada level 5.114 untuk saat ini.
"Potensi pergerakan mulai menunjukkan peningkatan kekuatan naik, walaupun capital outflow masih terlihat berlanjut," ujarnya di Jakarta, Jumat (16/9/2016).
(Baca Juga: IHSG Akhir Pekan Bakal Terus Meroket)
Di sisi lain kemarin IHSG sukses ditutup melonjak tinggi mencapai dengan kenaikan 2,33% atau setara dengan 119,78 poin ke level 5.265,82. Penguatan pasar saham Tanah Air terjadi saat mayoritas bursa utama berakhir variatif.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp9,65 triliun dengan 7,36 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp509,4 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp3,11 triliun, sedangkan aksi beli asing mencapai sebesar Rp2,60 triliun. Tercatat 239 saham menguat, 78 saham melemah dan 90 saham stagnan.
Sektor saham dipimpin kenaikan tertinggi oleh aneka industri sebesar 4,71% diikuti manufaktor yang bertambah 2,90%. Sementara, kata dia, target resistance saat ini berada pada level 5.302 yang memiliki peluang untuk dapat digapai dalam beberapa waktu mendatang.
"Rilis data perekonomian masih menunjukkan kondisi dalam negeri yang masih cukup menjanjikan di masa yang akan datang, hari ini IHSG berpotensi melanjutkan penguatan," pungkasnya.
"Potensi pergerakan mulai menunjukkan peningkatan kekuatan naik, walaupun capital outflow masih terlihat berlanjut," ujarnya di Jakarta, Jumat (16/9/2016).
(Baca Juga: IHSG Akhir Pekan Bakal Terus Meroket)
Di sisi lain kemarin IHSG sukses ditutup melonjak tinggi mencapai dengan kenaikan 2,33% atau setara dengan 119,78 poin ke level 5.265,82. Penguatan pasar saham Tanah Air terjadi saat mayoritas bursa utama berakhir variatif.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp9,65 triliun dengan 7,36 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp509,4 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp3,11 triliun, sedangkan aksi beli asing mencapai sebesar Rp2,60 triliun. Tercatat 239 saham menguat, 78 saham melemah dan 90 saham stagnan.
Sektor saham dipimpin kenaikan tertinggi oleh aneka industri sebesar 4,71% diikuti manufaktor yang bertambah 2,90%. Sementara, kata dia, target resistance saat ini berada pada level 5.302 yang memiliki peluang untuk dapat digapai dalam beberapa waktu mendatang.
"Rilis data perekonomian masih menunjukkan kondisi dalam negeri yang masih cukup menjanjikan di masa yang akan datang, hari ini IHSG berpotensi melanjutkan penguatan," pungkasnya.
(akr)
Lihat Juga :