Bursa Asia Menguat, IHSG Dibuka Naik 21,35 Poin
Senin, 19 September 2016 - 09:15 WIB
Bursa Asia Menguat, IHSG Dibuka Naik 21,35 Poin
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHGS) pada pembukaan perdagangan Senin (19/9/2016) dibuka naik 21,35 poin alias 0,41% ke level 5.289,12 pada pukul 08.55 WIB.
Hal ini melanjutkan tren positif pada akhir pekan. Pada Jumat (16/9), IHSG ditutup dengan menguat tipis 1,95 poin atau 0,04% ke level 5.267,77.
Analis PT Asjaya Indosurya Securities William Surya Wijaya mengatakan kembalinya capital inflow menjadi salah satu penunjang kenaikan IHSG yang dalam hal ini masih berada dalam kondisi technical rebound lanjutan.
Sementara itu, meski pasar utama Asia pada hari ini banyak yang libur, namun dibuka pada level positif. Melansir CNBC, Senin (19/9/2016), indeks Kospi Korea Selatan diperdagangkan naik 0,25%, setelah ditutup pada hari Jumat untuk libur umum.
Selandia Baru NZX 50 lebih tinggi sebesar 0,29%. Taiwan Taiex naik 1,48% pada awal perdagangan. Sementara itu, pasar Australia ASX dibuka telat setelah adanya kesalahan teknis yang menunda pembukaan. Juru bicara ASX kepada CNBC mengatakan, "ASX terus bekerja dengan vendor teknologi untuk mencegah kekambuhan. Kami mohon maaf atas gangguan pagi ini."
Sementara pasar Jepang ditutup Senin untuk hari libur publik. Adapun para investor akan mencari kejelasan dari Federal Reserve AS, terkait waktu kenaikan suku bunga. Banyak analis menyarankan kenaikan pada bulan September adalah hal tidak mungkin menyusul serangkaian data ekonomi AS yang jeblok, jauh dari perkiraan.
Balik ke bursa Indonesia, dari 45 saham yang diperdagangkan awal hari ini, 25 menguat, enam melemah, dan sisanya 14 stagnan. Mayoritas sektor saham dibuka positif dengan saham aneka industri memimpin penguatan 1,66%, disusul sektor infrastruktur naik 1,34%.
Dan transaksi bersih asing negatif Rp2,22 miliar, dengan aksi beli asing Rp12,70 miliar berbanding aksi jual asing Rp14,93 miliar. Untuk saham yang meraup laba pada pagi ini: PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Matahari Department Store (LPPF), PT Astra International Tbk (ASII), PT Adhi Karya Tbk (ADHI), dan PT Waskita Karya Tbk (WKST). Sedangkan yang melemah antara lain: PT Siloam International Tbk (SILO), PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI), PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), PT Indocement Tunggal Perkasa Tbk (INTP), dan PT XL Axiata Tbk (EXCL).
Hal ini melanjutkan tren positif pada akhir pekan. Pada Jumat (16/9), IHSG ditutup dengan menguat tipis 1,95 poin atau 0,04% ke level 5.267,77.
Analis PT Asjaya Indosurya Securities William Surya Wijaya mengatakan kembalinya capital inflow menjadi salah satu penunjang kenaikan IHSG yang dalam hal ini masih berada dalam kondisi technical rebound lanjutan.
Sementara itu, meski pasar utama Asia pada hari ini banyak yang libur, namun dibuka pada level positif. Melansir CNBC, Senin (19/9/2016), indeks Kospi Korea Selatan diperdagangkan naik 0,25%, setelah ditutup pada hari Jumat untuk libur umum.
Selandia Baru NZX 50 lebih tinggi sebesar 0,29%. Taiwan Taiex naik 1,48% pada awal perdagangan. Sementara itu, pasar Australia ASX dibuka telat setelah adanya kesalahan teknis yang menunda pembukaan. Juru bicara ASX kepada CNBC mengatakan, "ASX terus bekerja dengan vendor teknologi untuk mencegah kekambuhan. Kami mohon maaf atas gangguan pagi ini."
Sementara pasar Jepang ditutup Senin untuk hari libur publik. Adapun para investor akan mencari kejelasan dari Federal Reserve AS, terkait waktu kenaikan suku bunga. Banyak analis menyarankan kenaikan pada bulan September adalah hal tidak mungkin menyusul serangkaian data ekonomi AS yang jeblok, jauh dari perkiraan.
Balik ke bursa Indonesia, dari 45 saham yang diperdagangkan awal hari ini, 25 menguat, enam melemah, dan sisanya 14 stagnan. Mayoritas sektor saham dibuka positif dengan saham aneka industri memimpin penguatan 1,66%, disusul sektor infrastruktur naik 1,34%.
Dan transaksi bersih asing negatif Rp2,22 miliar, dengan aksi beli asing Rp12,70 miliar berbanding aksi jual asing Rp14,93 miliar. Untuk saham yang meraup laba pada pagi ini: PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Matahari Department Store (LPPF), PT Astra International Tbk (ASII), PT Adhi Karya Tbk (ADHI), dan PT Waskita Karya Tbk (WKST). Sedangkan yang melemah antara lain: PT Siloam International Tbk (SILO), PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI), PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), PT Indocement Tunggal Perkasa Tbk (INTP), dan PT XL Axiata Tbk (EXCL).
(ven)
Lihat Juga :